Tugas Akhir
Membangun komunitas Rasa Melalui Politik Estetika Kampong Seni PKBM Sipakatau
Karya ini membahas proses pembentukan komunitas melalui pengalaman estetis, praktik seni, dan relasi sosial yang berkembang di Kampong Seni PKBM Sipakatau. Penelitian ini mengkaji bagaimana seni tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas kreatif, tetapi juga menjadi medium untuk membangun rasa kebersamaan, identitas, solidaritas, dan kesadaran kolektif dalam kehidupan komunitas. Konsep politik estetika digunakan untuk melihat bagaimana pengalaman keindahan, ekspresi artistik, ruang budaya, serta praktik partisipatif dapat membentuk hubungan sosial sekaligus menghadirkan ruang negosiasi berbagai kepentingan dan identitas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan interpretasi terhadap berbagai praktik seni serta kehidupan komunitas di Kampong Seni PKBM Sipakatau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan “komunitas rasa” berlangsung melalui keterlibatan bersama dalam praktik seni, interaksi sosial, pengelolaan ruang, serta pengalaman estetik yang memperkuat rasa memiliki dan keterhubungan antaranggota komunitas. Kampong Seni PKBM Sipakatau menjadi ruang pendidikan, kebudayaan, dan kreativitas yang memungkinkan masyarakat mengonstruksi pengalaman bersama melalui seni. Penelitian ini menegaskan bahwa praktik estetika dapat menjadi kekuatan sosial dalam membangun komunitas yang partisipatif, inklusif, dan memiliki kesadaran kolektif.
Tidak tersedia versi lain