Buku ini merupakan sebuah karya dari Jakob Sumardjo. Jakob banyak menulis mengenai estetika Sunda dalam beberapa jurnal, artikel, serta beberapa buku. Diantaranya buku Pola Rasional Masyarakat Sunda. Tidak banyak penulis yang menulis mengenai tanah Sunda dan Pak Jakob adalah salah satunya. Estetika paradok diberi prolog khusus yaitu bahwa buku Estetika paradok merupakan sebuah buku provokatif. …
Terbitnya terjemahan buku ini sangat tepat.Kendati buku ini ditulis 60 tahun yang lalu namun aktualitasnya tak akan pernah pudar. Buku ini oleh orang Jerman disebut zeitos (mengatasi waktu) dan boleh disebut klasik dalam arti mengandung nilai serta kualitas yang merupakan salahsatu tonggak petunjuk dalam dunia refleksi pemahaman diri manusia universal.
Buku ini didesain khusus untuk memudahkan studi fenomenologi, terutama bagi peneliti pemula (S.1), penelitiMadya (S.2)mmaupun peneliti paripurna (S.3) dengan tetap mempertahankan esensi dari filsafat fenomenologi dan metode penelitian kualitatif sebagai satu-satunya pendekatan relevan. Pada bagian awal disajikan pandangan para tokoh-tokoh fenomenologi. Kemudian, fenomenologi dijabarkan sebgai i…
Fenomenologi sebagai suatu metode penelitian menggambarkan makna pengalaman hidup bagi beberapa individu tentang suatu konsep atau fenomena, serta mengeksplorasi struktur kesadaran dalam pengalaman manusia. Penelitian fenomenologi murni lebih menekankan pada penggambaran daripada penjelasan atas semua hal, tetapi tetap memperhatikan sudut pandang yang bebas dari hipotesis atau praduga. Dalam r…
Karya tari Kaganga merupakan sebuah karya tari yang terinspirasi dari aksara Lampung yang juga disebut aksara kaganga. Pada zaman sekarang, keadaan aksara Kaganga cukup ironis, banyak generasi muda yang tidak mengetahui tentang aksara Kaganga, apalagi cara menuliskannya. Keadaan tersebut, mendorong penata untuk menciptakan karya tari berjudul Kaganga. Penciptaan karya ini dapat diartikan sebaga…
Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan model angkep-angkepan sebagai fenomena harmoni dalam karawitan. Penciptaan angkep-angkepan ini dilatar belakangi dari pengalaman psikologis yang mampu merasakan harmoni ketika berada pada ruang-ruang tri mandala, sebaliknya mendapatkan kekerasan simbolik selama menjadi seorang komposer. Kekerasan simbolik terjadi karena komposisi yang tercipta sebelumn…