Buku ini merupakan terjemahan dari karya klasik Edward L. Bernays, tokoh yang dikenal sebagai pelopor hubungan masyarakat (public relations) modern. Buku ini membahas bagaimana opini publik dapat dibentuk, diarahkan, dan dipengaruhi melalui penggunaan propaganda dalam berbagai bidang kehidupan, seperti politik, pemerintahan, bisnis, media massa, pendidikan, hingga kehidupan sosial. Bernays ber…
Buku ini membahas persoalan pangan sebagai salah satu tantangan terbesar yang dihadapi umat manusia sepanjang sejarah. Pangan tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan dasar untuk bertahan hidup, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan aspek ekonomi, politik, sosial, lingkungan, dan keberlanjutan kehidupan global. Buku ini mengulas perjalanan berbagai krisis pangan yang pernah terjadi di duni…
Buku Agama dan Sistem Kebudayaan Menurut Clifford Geertz membahas pemikiran antropolog terkenal Clifford Geertz mengenai hubungan antara agama dan kebudayaan dalam kehidupan masyarakat. Melalui pendekatan antropologi interpretatif, Geertz memandang agama bukan hanya sebagai seperangkat ajaran kepercayaan atau praktik ritual, tetapi sebagai suatu sistem simbol yang berperan memberikan makna, mem…
Buku ini mengangkat gagasan tentang hubungan manusia dengan berbagai makhluk hidup melalui pendekatan kosmologi, filsafat, budaya, dan refleksi ekologis. Penulis menghadirkan berbagai kisah, simbol, serta pemaknaan terhadap hewan dan makhluk lain sebagai sumber pengetahuan, etika, dan cara memahami kehidupan. Melalui konsep “bestarium”, buku ini memperlihatkan bahwa makhluk-makhluk di sekit…
Motivasi merupakan dorongan dasar yang menggerakan seorang individu untuk melakukan suatu perbuatan. Karena itulah, baik buruknya perbuatan seseorang dapat bergantung pada motivasi yang mendorong perbuatan tersebut. Hal tersebut yang menjadikan motivasi sebagai salah satu ilmu yang menarik dijadikan variabel untuk diteliti. Buku ini memaparkan semua hal mengenai motivasi. Dimulai dengan penger…
Buku ini mengisahkan perjalanan Taman Ismail Marjuki (TIM) sejak dibangun pada tahun 1968 sebagai pusat kesenian yang bebas dari intervensi kekuasaan, menjadi ruang budaya yang dinamis dan menjadi bagian penting dalam kehidupan seni di Jakarta. Pada masa Gubernur Ali Sadikin, TIM berkembang pesat sebagai ekosistem seni yang produktif, namun kemudian mengalami kemunduran setelah adanya campur ta…