Tidak ada yang istimewa dengan konsumsi, sebab manusia memang punya kebutuhan dan untuk memenuhinyalah mereka mengonsumsi. Jika kebutuhan itu tidak terpenuhi, manusia tidak akan mampu bertahan hidup. Konsumsi akan menjadi sebuah bahasan istimewa tatkala dia tidak lagi hanya dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan bertahan hidup. Saat yang akan dipertahankan dengan cara mengonsumsi bukan lagi sekad…
BBuku Nusa Jawa: Silang Budaya merangkul keseluruhan sejarah Pulau Jawa sambil menganalisis unsur-unsur dasar kebudayaannya. Penulis merintis sebuah pendekatan yang sangat orisinil--sejenis 'geologi budaya'--dengan mengamati berbagai lapisan budaya. mulai dari yang tampak sampai yang terpendam dalam sejarah. Setiap lapisan budaya itu diuraikan sejarah perkembangannya. dan diulas unsur masyaraka…
Bahasa tubuh merupakan aktivitas yang tidak akan pernah terlepas dari keseharian seseorang. Bahkan, dalam bahasa verbal sekalipun, bahasa tubuh hampir selalu mengiringinya. Sehingga, orang yang mempunyai kemampuan membaca dan memahami makna bahasa tubuh, layaknya ia memahami pikiran, keinginan dan bahkan perasaan orang lain. Banyak sekali manfaat yang akan kita peroleh jika kita mempelajari dan…
Politik Orde Baru yang berakhir dengan kegagalan telah membawa bangsa ini dalam resiko ketidakpastian. Segala kekuatan politik kini berlaga untuk mendapat dukungan rakyat dan jika beruntung akan duduk dalam kekuasaan. Di sisi lain tuntutan akan perubahan kini mengalir keras dari kekuatan radikal maupun moderat. Berhadapan dengan itu semua, penguasa harus berhitung waktu sambil memainkan kartu-k…
Introducing Cultural and Media Studies: Sebuah pendekatan semiotik menawarkan pengantar ringkas lagin tajam, langsung dan mudah digunakan tentang bagaimana semiotika bisa digunakan untuk memahami budaya. Secara prinsip penulisan buku ini dimasudkan untuk pembaca mahasiswa tingkat sarjana, dengan menggunakan pendekatan praktis dan serbaguna terhadap analisis kebudayaan. Buku ini tidak dimulai de…
Teori dan praktik feminisme telah bergeser dari penekanan kepada teori 'dominasi' ke 'diferensi' dan keberagamaan. Budaya postmodern di tahun 90-an telah memperlihatkan kemunculan ikon perempuan baru: tangguh, seksi, dan acuh tak acuh, tidak melihat diri sendiri sebagai korban, dan menginginkan kuasa: singkatnya, mendekonstruksi budaya perempuan (women's culture). Representasi posfeminisme ini…