Dalam buku ini Edward W. Said seolah menegaskan bahwa hanya dengan mengkaji teks-teks orientalis melalui operasi diskursif yang berlangsung di dalamnya, kita bisa menyingkap relasi ideologis yang terdapat dalam orientalisme. Dengan meminjam teori Michel Foucault sebagai pisau bedah, said membagi empat jenis relasi kekuasaan yang hidup dalam wacana orientalisme: kekuasaan politis (pembentukan ko…
Buku ini menelusuri jejak-jejak arkeologis, material, dan warisan kebudayaan Islam di wilayah Nusantara, terutama di Indonesia. Penulis melakukan penelitian panjang (38 tahun disebutkan dalam ulasan video) tentang situs-situs purbakala yang berkaitan dengan Islam di Nusantara, seperti peninggalan masa kerajaan Islam dan pengaruh kebudayaan Islam pada arsitektur, artefak, dan tradisi lokal. (Ber…
Buku ini merupakan antologi utama yang mengumpulkan tulisan-tulisan pemikir terkemuka gerakan Zionisme dari fase awal hingga paruh abad 20, termasuk tokoh-tokoh seperti Theodor Herzl, Ahad Ha‑Am, Martin Buber, Vladimir Jabotinsky, Chaim Weizmann, dan lainnya. Dalam pengantar, Hertzberg menempatkan Zionisme sebagai gerakan nasional Yahudi modern yang lahir dari krisis kondisi Yahudi di diaspor…
Buku ini menyuguhkan narasi sejarah panjang hubungan antara Indonesia dan Belanda—dimulai dari kedatangan VOC pada awal abad ke 17 hingga masa pemerintahan Hindia Belanda—melalui pendekatan sejarah material. Setiap bab mengeksplorasi sebuah artefak atau objek dari koleksi Rijksmuseum Amsterdam, seperti lukisan, potret, bendera perjuangan, tameng, pakaian dinas, dan objek maritim. Melalui be…
Pulau pulau dan pantai pantai Asia Tenggara, dari Semenanjung Malaya, Indonesia, sampai Filipina — dalam buku ini diistilahkan 'Nusantaria' — adalah kawasan kebudayaan maritim terbesar di dunia, dan sejak dulu menjadi pusat perdagangan dan pelayaran. Nusantaria merupakan satu kawasan dengan identitas budaya, bahasa, dan etnis Austronesia, bangsa pelaut dengan tradisi arung samudra yang memb…
Sumbangan karya yang ditulis oleh para peneliti sejarah, peneliti kajian budaya dan peminat sejarah ini merupakan sebuah tinjauan kritis dan komprehensif berkaitan dengan bagaimana relasi antara disiplin ilmu sejarah dan ilmu kajian budaya dalam penguatan dinamika ilmu humaniora akhir-akhir ini, terutama yang semakin berkembang di Universitas Udayana. Ini adalah kontribusi yang berharga yang me…
Buku ini sesungguhnya sekedar pemancingan awal kesadaran akan pentingnya kebudayaan gunung dalam wujud tulisan, apalagi kalau menyangkut kebudayaan dusun-dusun gunung yang dimarjinalkan oleh lapisan sosial yang strukturnya belum adil dan beradap, sekaligus perangsang bahwa tidak sekedar buku seni gerak dan pikiran warga dusun gunung sesungguhnya adalah bisa merupakan peristiwa dan sejarah tebal…
Eksistensi Jeihan sebagai perupa menanjak sejak 1960-an hingga kini, terutama dengan ikon "mata hitam" dalam lukisanlukisannya. Dia pula pemicu ledakan harga lukisan di Indonesia pada dekade 1980-1990-an. Namun kemapanan ekonomi tidak membuat Jeihan berubah. la tetap sederhana dan terus menggali esensi serta nilai-nilai kehidupan melalui jalan seni. Buku ini mengisahkan sejarah sosok, jejak har…
Peralihan yang fleksibel dari satu pokok masalah ke pokok masalah lainnya, yang sedemikian rupa merupakan kumpulan wawancara khas, adalah sebuah cara yang unik untuk mengapresiasi pandangan - pandangan cerdas Edward W. Saidsebagai kritikus sastra, kebudayaan, dan geopolitis zaman kita. eskipun berjangkauan luas, Said selalu penuh perhatian pada persemaian nilai kemanusiaan individual dan bukan …
Leonardo da Vinci adalah orang serba bisa (polymath) dari zaman Renaisans: Seorang pelukis, pematung, musisi, penemu, insinyur, penulis, arsitek dan ilmuwan. Dia digambarkan sebagai arketipe dari manusia Renaisans dan sebagai genius universal seseorang dengan rasa ingin tahu dan daya cipta yang luar biasa. Dia juga dianggap sebagai salah satu pelukis terbesar yang pernah ada. Kedudukan Da Vinci…