Tugas Akhir
Makna Beksan Ajisaka di Kraton Yogyakarta kajian semiotika
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan makna yang terkandung dalam Beksan Ajisaka Kraton Yogyakarta dengan menggunakan pendekatan semiotika. Beksan Ajisaka merupakan karya tari tradisional yang sarat nilai filosofis dan sejarah yang mencerminkan kekayaan budaya Jawa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis semiotika Tasdeusz Kowzan, yaitu menganalisis makna, konotasi, dan 13 sistem tanda teater yang terkandung dalam tari. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan informan, dan penelitian literatur tentang sejarah dan filosofi Beksan Ajisaka. Analisis menunjukkan bahwa Beksan Ajisaka merepresentasikan kisah Ajisaka sebagai tokoh legendaris yang membawa tulisan Jawa ke Nusantara yang mengandung simbol nilai-nilai kehidupan, keharmonisan, dan kearifan. Iringan tari dan busana menekankan kepribadian heroik dan kekuatan spiritual Ajisaka sebagai karakter sentral. Secara konotatif, tarian ini mengajarkan pentingnya menjaga keseimbangan antara dunia material dan dunia spiritual. Namun, secara mitologis, Beksan Ajisaka mencerminkan pandangan dunia Jawa tentang tatanan kosmis dan keagungan budaya. Dengan memperjelas makna-makna tersebut, penelitian ini berkontribusi terhadap pemahaman lebih dalam terhadap pesan-pesan yang terkandung dalam Beksan Ajisaka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Beksan Ajisaka bukan sekadar hiburan, melainkan media komunikasi simbolik yang menyampaikan nilai-nilai luhur budaya Jawa. Kajian ini juga membuka jalan bagi kajian lebih lanjut terhadap seni pertunjukan tradisional nusantara lainnya dengan menggunakan pendekatan semiotika
Tidak tersedia versi lain