Tugas Akhir
Dokumenter Hibrida: Penciptaan Film Berbasis Ideologi Perlawanan
Tesis ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana ideologi perlawanan dapat diintegrasikan secara konseptual dan estetis ke dalam sinema dokumenter hibrida melalui seni tutur hikayat Fuadi, serta dampaknya terhadap proses penciptaan Hikayatussistance dalam konteks keterbatasan material dan tantangan produksi. Pendekatan teori yang digunakan mencakup ideologi perlawanan, dokumenter hibrida, estetika pascamodern, dan intertekstualitas. Jacques Rancière menolak pemisahan antara fakta dan fiksi dalam dokumenter tradisional, melihat sinema sebagai ruang di mana realitas dan fiksi terintegrasi dalam rezim estetika yang memungkinkan narasi perlawanan muncul. Metode penelitian yang diterapkan adalah practice-led research (Smith & Dean, 2009) dan ideologi perlawanan, di mana praktik kreatif menjadi dasar utama dalam mengeksplorasi ideologi perlawanan. Proses penciptaan Hikayatussistance menggabungkan elemen dokumenter hibrida dan narasi lisan, serta konsep becoming menurut Deleuze, yang memungkinkan perlawanan terus berkembang dan tidak terikat pada makna tetap, yang mengekpresikan hidden transkrip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini tidak hanya merepresentasikan perlawanan, tetapi juga berfungsi sebagai proses dinamis yang memperluas kemungkinan narasi dalam sinema.
Tidak tersedia versi lain