Tugas Akhir
Analisis patriarki pada tiga film kontemporer Indonesia
Dalam sejarah sinema Indonesia, representasi perempuan seringkali terperangkap dalam narasi patriarkal yang melanggengkan stereotip gender. Namun, munculnya film-film kontemporer seperti Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak, Yuni, dan Like & Share menawarkan perspektif baru di mana semua film tersebut dibuat oleh perempuan dan mencoba untuk menunjukkan nilai patriarki dan mengkritisi nilai patriarki tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana patriarki diungkapkan dan dilawan dalam tiga film tersebut melalui pendekatan semiotika John Fiske. Fokus penelitian mencakup analisis tanda-tanda pada level realitas, representasi, dan ideologi yang terkait dengan dinamika patriarki dan politik gender.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan paradigma konstruktivisme. Sampel dipilih secara purposive sampling dengan kriteria tertentu, sementara pengumpulan data dilakukan melalui observasi mendalam terhadap elemen-elemen visual dan naratif film. Analisis dilakukan dengan pengkodean berdasarkan model semiotika tiga level dari Fiske untuk mendekonstruksi makna-makna patriarki. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ketiga film tersebut berhasil merepresentasikan perempuan sebagai agen perubahan yang melawan dominasi patriarki. Dialog, simbol properti, dan elemen sinematografi digunakan untuk menonjolkan perjuangan perempuan dalam menghadapi struktur sosial yang patriarkal. Namun, penelitian juga mencatat bahwa jejak patriarki lama masih tampak dalam beberapa representasi, mencerminkan kompleksitas dinamika sosial dan budaya Indonesia
Tidak tersedia versi lain