Tugas Akhir
Luka Batin Dalam Seni Fotografi Ekspresi
Luka batin yang dialami sejak masa kanak-kanak dapat memberikan dampak mendalam terhadap kehidupan individu, membentuk kepribadian, dan cara pandang terhadap dunia. Penciptaan karya seni fotografi ekspresi sebagai bentuk refleksi dan katarsis untuk menyembuhkan luka batin akibat konflik keluarga. Proses kreatif melibatkan eksplorasi emosi, rekonstruksi kenangan, dan ekspresi diri untuk menghasilkan karya yang merefleksikan pengalaman pribadi serta memberikan ruang untuk penyembuhan. Metode yang digunakan adalah Practice-Based Research. Fotografi dipilih sebagai medium utama karena kemampuannya dalam merekam realitas sekaligus menyampaikan emosi dan gagasan secara mendalam. Dengan memanfaatkan elemen visual dan simbol-simbol metafora, karya yang dihasilkan tidak hanya menjadi dokumentasi, tetapi juga sebuah medium komunikasi artistik yang mengundang penonton untuk merasakan, memahami, dan merenungkan makna di balik setiap gambar. Rumusan penciptaan berfokus pada pentingnya tema luka batin dalam seni fotografi serta cara menciptakan elemen visual yang mampu merepresentasikan trauma secara simbolis. Hasil karya ini memberikan perspektif baru tentang peran seni fotografi sebagai sarana eksplorasi dan penyembuhan emosi. Dengan memadukan pengalaman pribadi dan pendekatan artistik, penciptaan ini diharapkan mampu menginspirasi individu lain untuk menghadapi luka batin dan menemukan kedamaian melalui seni.
Tidak tersedia versi lain