Tugas Akhir
Perempuan Dalam Praktik Kerja Tata Kelola Teater
Peluang kerja dalam teater bukan hanya pada ranah penciptaan karya tetapi juga manajerial. Kesamaan atas hak dan peluang untuk bekerja di dalam teater dimiliki siapapun, baik laki-laki maupun perempuan. Salah satu permasalahan yang dialami oleh perempuan yang bekerja di wilayah non-artistik sebuah organisasi teater adalah masih merangkap tugas yang menuntut perempuan menjadi pekerja yang multitasking atau multi-job. Permasalahan yang dialami oleh setiap subjek pada organisasi yang berbeda memiliki metode penanganan yang berbeda pula. Penelitian ini akan menganalisis secara lebih dalam bagaimana gaya kepemimpinan perempuan. Penelitian ini akan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus. Data dalam penelitian ini akan diambil melalui observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian yang didapatkan akan dianalisis kembali menggunakan teori manajemen seni pertunjukan, teori perempuan dalam dunia kerja (gender at work), dan teori gaya kepemimpinan perempuan dengan menggunakan perspektif feminis. ketimpangan Ditemukan ketimpangan pada kerja domestik untuk perempuan. Terdapat kontradiktif pada hasil penelitian. Para Narasumber menyatakan bahwa pelabelan pekerjaan perempuan memang hasil dari kontruksi sosial tetapi tidak dianggap sebagai suatu masalah gender. Tindakan pencegahan ketimpangan berbasis gender dilakukan secara individu maupun institusional.
Tidak tersedia versi lain