Buku Teks
Buddhist Landscapes: Art and Archaeology of the Khorat Plateau, 7th to 11th Centuries
Buku ini tentang studi mendalam mengenai penyebaran Buddhisme awal di Dataran Khorat—wilayah luas di timur laut Thailand dan Laos tengah. Berdasarkan hampir dua dekade survei arkeologi dan kerja lapangan, buku ini menata ulang posisi kawasan ini dari “pinggiran” menjadi pusat penting perkembangan Buddhisme Asia Tenggara. Buku ini merupakan kajian akademik yang memetakan hubungan antara agama Buddha dan lanskap fisik di Dataran Khorat (Thailand Timur Laut dan sebagian Laos Tengah) pada periode abad ke-7 sampai ke-11 Masehi. Murphy mengajak pembaca untuk melihat agama Buddha bukan hanya sebagai sistem kepercayaan, tetapi sebagai kekuatan yang membentuk ruang geografis, pola pemukiman, dan seni rupa lokal. Melalui pendekatan arkeologi lanskap, penulis menggambarkan bagaimana Sungai-sungai besar seperti Mun, Chi, dan Mekong menjadi poros penyebaran Buddhisme karena menjadi jalur perdagangan dan mobilitas komunitas.Batu sima (penanda batas sakral vihara) berfungsi sebagai simbol penting dalam menetapkan tanah suci dan membangun komunitas monastik.Stupa, arca, dan relief Buddha dalam bentuk dan gaya lokal menunjukkan adaptasi kreatif terhadap tradisi Buddhis dari India, Sri Lanka, dan wilayah tetangga, namun tetap memiliki karakter regional khas. Murphy juga mengoreksi pandangan lama yang memandang Khorat sebagai wilayah pinggiran dari kekuatan utama seperti kerajaan Dvaravati atau Khmer. Ia menunjukkan bahwa wilayah ini adalah simpul penting dalam jaringan budaya dan agama Asia Tenggara. Transformasi lanskap religius selama periode tersebut juga berkaitan erat dengan dinamika politik dan sosial regional.
Tidak tersedia versi lain