Tugas Akhir
Makna Simbol Gerakan Tari Topeng Panji Cirebon Dalam Batik Lukis Dan Bordir
Cirebon memiliki salah satu kesenian tradisional berupa Tari Topeng Panji yang merupakan seni pertunjukan rakyat berbentuk teater total, perpaduan antara unsur tari, drama, sastra, musik, dan seni rupa. Tari Topeng Panji pada masa lalu digunakan sebagai pertunjukan persembahan bagi raja-raja maupun tamu agung. Namun, saat ini eksistensi Tari Topeng Panji mengalami penurunan minat di masyarakat karena gerak tari yang cenderung monoton dan minim dinamika, sehingga kurang diminati sebagai tontonan. Fenomena tersebut menjadi dasar dalam penciptaan karya kriya batik lukis dan bordir yang mengangkat simbolik gerakan Tari Topeng Panji sebagai sumber ide penciptaan. Penciptaan karya ini bertujuan untuk mengenalkan kembali makna simbol gerak Tari Topeng Panji kepada masyarakat melalui media batik lukis dan bordir. Pendekatan yang digunakan dalam penciptaan ini meliputi teori estetika, etnografi, dan metode Practice Based Research sebagai landasan dalam proses penelitian artistik dan penciptaan karya. Data diperoleh melalui studi pustaka, observasi, wawancara, serta dokumentasi terhadap pertunjukan Tari Topeng Panji di Cirebon. Hasil penciptaan berupa enam karya panel batik lukis dan bordir berukuran masing-masing 100 cm × 80 cm. Teknik yang digunakan meliputi teknik batik tulis, pewarnaan colet, dan teknik bordir. Visual karya menampilkan makna simbol gerakan Tari Topeng Panji yang dikembangkan melalui unsur garis, warna, bentuk, dan komposisi dekoratif khas batik kontemporer. Penciptaan batik lukis dan bordir ini diharapkan dapat menjadi media apresiasi dan pelestarian budaya, sekaligus memberikan kontribusi pengetahuan dalam pengembangan seni batik. Selain itu, karya ini diharapkan mampu membangun kembali minat masyarakat terhadap makna simbol gerakan Tari Topeng Panji sebagai salah satu warisan budaya tradisional Cirebon.
Tidak tersedia versi lain