Pemaknaan seni selalu berubah dan seni tidak mengenal pemaknaan yang baku karena proses pemaknaannya selalu melewati suatu proses penafsiran bergantung pada kondisi sosiopsikologis si pemberi makna. Proses pemaknaan dalam epistomologi seni bukankah upaya mengapresiasi maksud kreator seni dalam sebuah karya seni, tetapi upaya pemaknaan atau apresiasi penikmay seni atas sebuah karya seni.
Buku ini mencoba untuk mengungkapkan rasa penghargaan terhadap seorang pemikir dan memperkenalkan sekumpulan tulisan baru karya Fredric Jameson, The Cultural Turn. Perdebatan lebih jauh seputar karya Jamerson. Tujuan prinsip dari buku ini adalah untuk menawarkan sebuah catatan yang lebih historis mengenai asal-usul ide postmodernitas.
dalam buku ini diulas tentang perlunya dekonstruksi terhadap paradigma ilmu pengetahuan sosial-budaya yang ada, dan perlunya keterbukaan berpikir yang bersifat membebaskan. Tujuannya tiada lain agar ilmu pengetahuan memberikan solusi konkret bagi berbagai problem sosial kontemporer yang dihadapi manusia masa kini. Pemikiran ibu Toeti memberi inspirasi bagi lahirnya kajian sosial-budaya yang leb…
Cakupan tulisan penulis buku ini sangat luas—mulai dari budaya pop hingga filsafat, dari people temple hingga Thomas Aquinas, dari Casablanca hingga Roland Barthers. Esai pembuka memperlihatkanketekunan dan pencarian sang pengarang yang bertamasya menilitasi seluruh daratan Amerika manakala ia sedang mencari tempat untuk menyelidiki perbatasan realisme,jiplakan yang menjanjikan lebih ketimban…
Apakah benda itu bernilai karena kita menilainya, ataukah kita menilainya karena benda itu bernilai? Dua aliran utama dalam filsafat nilai (aksiologi) muncul untuk menjawab pertanyaan di atas. Aliran objektivisme berpendapat benda itu bernilai, terlepas apakah kita menilainya atau tidak. Sebaliknya aliran subjektivisme berpandangan, benda itu bernilai karena kita menilainya. Dua aliran yang ber…
Kekhasan gagasan Paul Ricoeur dalam hermeneutik adalah pandangannya yang mencoba menggabungkan antara fenomenologi dan metode hermeneutik, sehingga memunculkan pandangannya tentang hermeneutik fenomenologis yang bersifat dinamis. Gagasannya itu memberikan perspektif baru bagi perkembangan hermeneutik. Tetapi, bagaimanapun, penggabungan hermeneutik yang ia lakukan, serta berbagai permasalahan da…
Sebuah studi tentang perubahan dalam definisi dan konsepsi istilah "ide", dari plato ke abad ke-17, ketika definisi modern muncul. “Sangat penting dalam apa yang dikatakan tentang hubungan seni dengan seniman, seni dengan pemikiran. Tetapi apa yang paling penting tentangnya adalah yang penting tentang interpretasi yang diberikan Panofsky pada materi yang relatif akrab dan jangkauan luas dari …
Di masa lalu,juga masa sekarang, kesadaran terhadap aspek keadilan ekonomi boleh dikatakan minimal. Penyebabnya antara lain jargon-jargon yang berkibar di opini public adalah aspek ekonomi positif semata, seperti pertumbuhan ekonomi, ekspansi usaha dan konglomerasi. Gegap gempita akan hal itu sering sangat berlebihan, sampai melupakan kelemahan-kelemahan internal serta alpa untuk mengeleminirny…
Walaupun mempunyai kelemahan sekaligus kelebihan, buku ASAL-USUL SENI RUPA MODERN INDONESIA ini tentu saja merupakan upaya terpuji ditengah kelangkaan PUSTAKA SENI RUPA INDONESIA. Buku ini menyediakan banyak data-data berharga yang begitu sederha, begitu praktis, sehingga memudahkan kita mengenali beberapa konteks di dalam perkembangan seni rupa. Dan selain itu, buku ini juga menawarkan sejuml…