Ketika seni budaya kurang diperhatikan, KH. Ahmad Mustofa Bisri yang akrab dipanggil Gus Mus masih menampilkan lukisan dan puisi. Saat situasi negeri ini sedang hiruk pikuk dengan berita politik, Gus Mus masih setia melukis dan menulis puisi. Dengan membaca buku kumpulan puisi Gandrung ini,pantas kiranya kalau saya juga merasa iri kepada Gus Mus untuk bisa juga mencintai Allah dan mencintai ses…
Nama Bali, bagi pelancong manapun selama puluhan, selalu menimbulkan citra eksotis. Dalam pencitraan tersebut tak tertolak peran yang dimainkan pengarang Meksiko yang merangkap seorang kartunis yakni si trendy Covarrubias. Bukunya yang klasik, Island of Bali memang memghadirkan sosok perempuan gemulai. Buku ini menjadi catatan tulus dari lubuk hati, ditulis di “luar pagar”, karena itu menja…
Sebuah novel yang menarik untuk dibaca, sebuah tangisan panjang, cerita romantik luka anakan-anak manusia dengan latar belakang perjuangan mahasiswa di tengah situasi politik yang absurd, melahirkan tokoh-tokoh individu yang sepi, gundah. Demontrasi di kampus mereka di Bandung menyeret Kris dan Nara ke dalam nasib yang tidak pernah mereka bayangkan: dipecat rektor, diculik aparat, dipenjara lal…
Dalam kumpulan cerpen terbarunya, Jangan Main-Main (dengan kelaminmu), Njenar Maesa Ayu menampilkan satu dunia yang dipadati manusia terluka, marginal dan terkkhianati. Tak ada pijakan kokoh dalam dunia ini. Komitmen dapat berubah setuap saat, ikatan tidak mengikat, dan logika tak punya validitas. Karakter-karakter yang bermunculan dalam cerpen-cerpennya tersebut boleh dikatakan hampir semuanya…
Buku Prahara Gunung Galunggung ditulis sebagai cerita fiksi ilmiah dengan latar belakang vulkanologi yang dijalin dalam perjalanan sejarah. Maksud utama penulisan buku ini adalah untuk mensosialisasikan berbagai hal mengenai gunungapi, agar dapat difahami oleh masyarakat, khususnya para remaja dan pelajar. Dengan menyelipkannya dalam cerita fiksi, diharapkan materinya dapat diserap dan lebih di…