Abad ini adalah abad informasi. Masyarakat informasi mustahil terwujud andai tidak dibarengi dengan pembekalan information literacy kepada publik. Informasi yang melimpah sesungguhnya bisa menjadi sumberdaya yang bermanfaat, andai publik cukup berliterasi informasi. Artinya bisa mengakses sumber-sumber informasi, bisa menyeleksi informasi sesuai kebutuhan. Buku ini membahas konsep dan defenisi …
Kamus ini memuat lebih dari 200 entri yang berhubungan erat dengan dunia televisi dan film. Di dalamnya tercakup istilah-istilah yang biasa digunakan dalam proses produksi program televisi dan karya film, juga istilah-istilah yang biasa digunakan para ahli dalam mengkaji televisi dan film. Sebagian besar entri,khususnya yang berhubungan dengan karya film, disertai contoh-contoh dengan menyebu…
Sampek Engtay karya N.Riantiarno diramu dari sekitar 12 versi dan disadur ke dalam suasana Banten serta Batavia awal abad ke-20. Pertamakali dipentaskan TEATER KOMA di gedung kesenian Jakarta, Agustus 1988, selama 18 hari. Berkisah tentang kisah cinta namun juga perjuangan perempuan meraih hak memeroleh pendidikan yang sama dengan kaum lelaki,berbenturan dengan kekuasaan tak terbantahkan dari o…
Tanpa kita sadari, dalam waktu yang merentang panjang, kehidupan manusia banyak bergantung pada kertas. Benda budaya ini sudah dikenal paling tidak sejak sekitar abad ke-2 M di negeri Cina. Dengan ditemukannya sarana cetak mencetak pada sekitar 1405, terlebih-lebih sejak dimanfaatkannya serat kayu dan berbagai jenis pulp sebagai bahan baku kertas yang terpenting pada abad ke-19. Lewat buku ini …
Buku ini penting. Penulis buku ini termasuk pengamat kegiatan teater dan sastra kontemporer di Indonesia yang paling lihai. Dengan kesenimannya dan pendekatan sosiologi, penulis mampu melihat banyak hal yang gampang luput dari pandangan orang lain. Membaca buku Afrizal ini kita tidak hanya menghadapi antologi semata melainkan sebuah kamus atau ensiklopedi dimana kita bisa mencari dan mendapatla…