Sejarah tradisi kebudayaan batik Indonesia diawali dari zaman pra-sejarah peradaban medang hingga tembus ke zaman modern sekarang. Batik Indonesia telah berkembang dalam ragam hias khas yang indah, berwarna alami,sarat dengan nilai-nilai filosofis. Tidak heran jika pesona mahakarya batik Indonesia ini diakui oleh organisasi pendidikan, keilmuan dan kebudayaan PBB.
Prangko seri Revolusi “Banteng” merupakan prangko yang diterbitkan pada tahun 1946 untuk memperingati satu tahun kemerdekaan Indonesia. Dimana sebelum kemerdekaan prangko yang beredar merupakan prangko milik Belanda dan Jepang. Hal inilah yang menjadi latar belakang penelitian ini. Prangko tak hanya sekedar alat tukar pembayaran jasa pos semata, tetapi secara visual turut mengandung beragam…
Apa tempat yang gambar terus di antara jenis lain dari bukti sejarah? Dalam Eyewitnessing, Peter Burke ulasan grafis, foto, film, dan media lainnya dari berbagai negara dan periode dan meneliti kegunaan pragmatis mereka. Buku ini deras diilustrasikan survei peluang dan tantangan menggunakan gambar untuk memahami lain kali. Dalam pertahanan menyeluruh dan menarik dari pentingnya visual untuk sej…
Museum Tsunami Aceh merupakan salah satu karya Ridwan Kamil di Indonesia yang cukup fenomenal. Dibanding dengan karya-karya fenomenal Ridwan Kamil di Indonesia lainnya, Museum Tsunami Aceh memiliki elemen arsitektur dan interior yang lebih kompleks dan tema yang lebih kuat.Desain Museum Tsunami Aceh yang dipengaruhi oleh emosi dan rasa simpati sang desainer menghasilkan makna yang dalam.Ha…
Masjid Cheng Hoo Purbalingga adalah sebuah masjid yang berada ditengah masyarakat Desa Selaganggeng, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Masjid ini memiliki keunikan yakni arsitektur dan interiornya dengan bentuk kubah segi delapan yang bersusun tiga, menyerupai bangunan pagoda dan penerapan warna dominan merah menjadikannya sebuah bangunan yang monumental, kebanggaan masyara…
Istano Basa Pagaruyung (IBP) berada di Provinsi Sumatera Barat. Istana ini didirikan pada tahun 1976 sebagai tempat pertemuan adat, kemudian berubah menjadi museum pada tahun 1990. Bangunan museum IBP terbakar pada tahun 2007, dan diresmikan kembali sebagai museum terbuka pada tahun 2013. IBP memiliki bentuk arsitektur yang menyerupai rumah gadang, namun jika dilihat lebih lanjut IBP memil…
Untuk mengungkap makna simbol lukisan, terdapat tiga persoalan yang perlu dikemukakan dalam penelitian ini yakni (1) aspek tekstual lukisan, (2) tema dan konsep terwujudnya lukisan, dan (3) latar belakang Djoko Pekik melukis buaya raksasa yang berujung pada pengungkapan makna simbolik lukisan. Untuk mengurai persoalan tersebut, maka digunakan pendekatan ikonografis dari Erwin Panofs…