Killing Freud membawa pembaca dalam perjalanan ke abad keduapuluh, menelusuri karya dan pengaruh Sigmund Freud. Buku ini memberi kritik atas keanehan. Memadukan kebenaran ilmiah yang sempurna dengan kecerdasan yang luar biasa. Orang akan membaca buku ini untuk kesenangan belaka tetapi mereka akan mempelajari banyak hal tentang psikonalistis dan perannya dalam budaya abad keduapuluh pada umumnya.
Ratok ilau adalah ratapan yang mengkisahkan meninggalnya seorang anak di rantau, dimana ratok ini dilakukan dalam ritual bailau. Sekitar tahun 1940an ritual ini sudah tidak diselenggarakan lagi karena bertentangan dengan akidah islam. Dimulai tahun 1980an ritual direkontruksi menjadi pertunjukan. Ratok ilau berisi keluh kesah yang dialami ibu karena anaknya meninggal di rantau dan tidak bisa di…
Penelitian ini membahas fungsi dan makna lirik nyanyian andung dalam upacara kematian sarimatua pada masyarakat Batak Toba di Samosir. Secara umum, terdapat persoalan yang diidentifikasi dalam penelitian ini. Masalah utamanya adalah hata andung sudah jarang digunakan masyarakat Batak Toba. Masyarakat Batak Toba lebih sering menggunakan Bahasa Batak Toba karena tidak banyak masyarakat Batak Toba…
“Selama kita hidup, kematian tak ada, dan ketika kematian datang, kita yang tak lagi ada.” Demikian tulis Damm. Sepanjang jejak sejarah filsafat barat, membicarakan kematian pun menjadi problem akut dan kronis;bagaimana kita bisa mengetahui sesuatu yang tidak pernah dialami oleh manusia yang masih ada bersama kita? Inilah buku dari penekun eksistemsialisme muda yang pantas dibaca, ditulis d…
Karya tari Kelayon Sekaran terinsipari dari upacara pembakaran mayat di Bali atau oleh masyarakat Bali disebut sebagai upacara ngabèn. Ketertarikan terhadap upacara tersebut menghantarkan penata pada perumusan ide penciptaan yaitu “kematian sebagai proses ada menjadi tiada”. Rumusan ide diperoleh melalui proses perenungan dan refleksi diri terhadap kematian almarhum I Wayan Tangguh, kakek …
Gong Waning merupakan instrumen etnik yang berasal dari Kabupaten Sikka pulau Flores NTT, dimainkan dengan cara dipukul. Instrumen ini terdiri dari 6 buah gong dan 2 buah gendang (Waning) serta sebilah bambu (Lettar), yang memiliki frekuensi bunyi sangat kuat dan memilik banyak variasi pola permainan dari tempo cepat (Allegretto) hingga ke tempo yang sangat cepat (Allegro). Gong Waning kerap di…
Kreatif itu berbeda.Kreatif itu membalikan cara pandang,kreatif itu butuh niat kuat. Ketika kita kecil, dunia adalah tempat bermain yang sangat luas. Segala sesuatu yang kita inginkan, dengan mudah terealisasi karena kita punya senjata yang sangat ampuh. Itulah imajinasi. Setelah beranjak dewasa, semakin banyak peraturan yang mengekang imajinasi kita. Dan rasa takut malah mengalahkan ide-ide ya…
Hasil penelitian menunjukan bahwa penghuni huntap melakukan adaptasi terhadap ruang-ruang huntap yang terdiri dari pemanfaatan ruang-ruang yang ada sebelumnya (awal) hingga saat ini seperti ruang tidur tetap dimanfaatkan untuk tidur dan ibadah, kamar mandi tetap dimanfaatkan untuk mandi dan mencuci pakaian, ruang tamu dan keluarga berubah, dimanfaatkan untuk menerima tamu, berkumpul keluarga, m…