Buku ini berisi mengenai pendahuluan, warna sebagai gejala alam, organisasi warna, komposisi warna, pengaruh cahaya terhadap warna, penggunaan warna, warna sebagai fungsi artistik praktis, dan makna warna untuk karya seni. Buku ini mencoba menjelaskan perihal warna secara mendalam mulai dari sejarah perkembangan penggunaan warna sampai makna dan fungsi warna dalam kehidupan sehari-hari. Ada sem…
Rekonstruksi sejarah Gorontalo Modern:Dari Hegemoni Kolonial ke Provinsi menjadi kebutuhan saat ini, oleh karena Gorontalo berdasarkan hasil studi mempunyai latar belakang yang unik di tengah arena perkembangan sejarah Indonesia. Sejak awal pertengahan abad ini, historiografi Gorontalo amat dupengaruhi oleh dua jenis pengaruh;pertama, ialah proses nation building yang menuntut suatu rekontruksi…
Responding to the need she so clearly perceives, Ms. Dondis, a designer and teacher of broad experience, has provided a beginning text for art and design students and a basic text for all other students ;those who do not intend to become artists or designers but who need to acquire the essential skills of understanding visual communication at a time when so much information is being studied and…
Cultural studies tidak bisa membicarakan satu mazhab teori saja, dan ia tidak cukup dibicarakan hanya oleh satu mazhab. Terlebih lagi subjek kajiannya melintas benua, negara, suku bangsa, golongan, kelas, kelompok, umur, jenis kelamin, ideologi, kekuasaan dan lain-lain melintasi ruang waktu dan fenomena-fenomena budaya lainnya yang mungkin sangat spesifik.
Buku ini merupakan laporan kegiatan seminar budaya yang telah diselenggarakan tanggal 24,25,26 Februari 1987 di kampus UI Rawamangun, dalam rangka peringatan ulangtahun UI.Ide yang melatari pilihan tema seminar tersebut adalah pikiran sejak disadari perlunya pembinaan budaya nasional, telah beberapa kali diadakan berbagai kegiatan. Seminar budaya,kongres, dan berbagai temu budaya telah menghasi…
Dengan preferensi pada strukturalisme dan semiotik ini, kita masih bisa berharap agar studi kebudayaan pada umumnya dan antropologi pada khususnya mampu menunjukan potensinya sebagai sebentuk kritik kebudayaan (cultul criticsm) yang niscaya mempertanyakan dan menguji kembali anggapan-anggapan umum yang terlanjur diterima begitu saja.
Para leluhur meninggalkan warisan berupa petuah, ungkapan dan ajaran tentang norma-norma hidup yang dapat digunakan sebagai bahan pendidikan budi pekerti. Kemerosotan moral bangsa ini sampai titik terendah sehingga perlu dicegah antara lain dengan menghidupkan ajaran Jawa yang mengandung nilai dan norma yang tinggi agar dapat menjalani hidup dengan moral baik. Buku ini sangat bermanfaat bagi se…
Buku ini bermaksud menggali kembali nilai inspiratif yang penting dan sangat menentukan dari berbagai gagasan pemikir kebudayaan, terutama Josef Pleper ihwal “waktu sengang” dan mengintegrasikannya dengan gagasan C.A van Peursen tentang strategi kebudayaan.Dunia manusia pascamodern adalah dunia yang dikelola oleh eksterioritas, dunia informasi, terlebih lagi dunia imaji dan sensasi.
Mode pakaian, televisi, film—semua karya kreatif yang diproduksi secara masif dan ditunjang teknologi serta industri tinggi—bisalah dimasukan dalam batasan budaya massa. Lalu, apa kaitan antara budaya massa, wanita, dan agama?Merangkum tiga topik utama—budaya massa, wanita, dan agama—kumpulan risalah ini membahas produksi dan konsumsi berbagai karya kreatif massal itu dengan perspektif …