Setiap manusia diberi pikir dan rasa, maka untuk mewujudkan cita-cita dan memenuhi kebutuhan jiwa (batin), salah satu upaya adalah menciptakan seni tetembangan (karawitan). Mengingat perkembangan dunia karawitan khususnya untuk anak-anak belum banyak disentuh oleh para komposer atau pemerhati seni karawitan. Dengan latar belakang itulah penulis tertarik untuk mencipta khususnya tembang untuk du…
Pada setiap orang dan tiap kebudayaan adalah citarasa seni untuk menikmati hidup, mengapresiasi, bahkan menyikapi kenyataan. Inilah estetika dengan sumber utama ruang batin dalam diri manusia ataupun kebudayaan. Maka dari itu, estetika dengan ruang batin, baik eksplisit muncul dalam kesenimanan dan karya-karya ekspresi maupun implisif “pasif” di mana tiap orang menikmati kenyataan sebagai y…
Buku ini bermaksud untuk menyajikan suatu perencanaan pemasaran yang dapat diaplikasikan segera ke dalam suatu bisnis, berisi tentang teori penunjang dan contoh-contoh konkret yang pernah dikerjakan dan dilakukan penulis sebagai marketer selama kurang lebih 20 tahun berkecimpung di dunia kerja dan bisnis. Diharapkan buku ini akan memberikan pengetahuan praktis tentang pemasaran dan promosi dal…
Buku ini mengacu pada hasil survei yang dilakukan oleh Center for Middle Class Consumer Studies (CMCS), lembaga tink tank yang didirikan oleh Inventure bersama Majalah SWA mengenai pasar muslim di Indonesia, khususnya kelas mengahnya. Pasar muslim di Indonesia sangat challenging! Kenapa? Karena, tak cuma potensinya yang luar biasa besar (kini jumlah konsumen muslim mencapai 87 persen dari selur…
Etimologi nama-nama tempat selalu menarik untuk dibahas. Asal usulnya menimbulkan banyak spekulasi. Salah satunya adalah nama Yogyakarta dan Malioboro. Apakah nama Malioboro berasal dari nama Duke of Marlborough pertama? Ataukah dari kata mlyabharin dari bahasa Sanskerta yang berarti berhiaskan untaian bunga? Bagaimana dengan nama Yogyakarta sendiri? Apakah berasal dari kata Ngayogyakarta dari …
Niken Larasati adalah salah satu perempuan perupa di Indonesia yang tergerak merepresentasikan dolanan anak ke dalam lukisan dengan menggunakan figur anak-anak perempuan sebagai subjek sekaligus objek. Kegelisahannya seiring dengan munculnya fenomena di atas sebagai wujud kepedulian terhadap masa depan generasi penerus bangsa. Karya-karyanya sudah pernah dipamerkan hingga Jepang pada tahun 20…