Penulisan sejarah Indonesia di masa kolonial umumnya ditulis berdasarkan sumber-sumber Barat peninggalan administrasi kolonial. Kecenderungan para sejarawan yang terlalu menggantungkan sumber kolonial ini menjadi salah satu penyebab gagalnya historiografi Indonesiasentris yang telah dirintis oleh sejarawan Indonesia Sartono Kartodirdjo. Buku ini adalah sebuah kompilasi dokumen-dokumen Jawa ya…
Buku ini mengasumsikan ketiadaan pengetahuan dalam bidang kajian komunikasi pada pembaca. Bagi mahasiswa yang belum pernah mempelajari kajian komunikasi sebelumnya, buku ini menawarkan gagasan tentang apa yang harus dipersiapkan dan dilakukan. Bagi mahasiswa yang telah mempelajari kajian komunikasi dan media di perguruan tinggi, buku ini menyuguhkan bantuan pembalajaran yang padat dan komprehensif
Kerabat adalah orang dekat, bahkan orang-orang terdekat. Sebagai manusia biasa, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memiliki banyak kerabat yang dalam beberapa kasus lebih dekat daripada orang-orang terdekat. Wisnu Nugroho, jurnalis harian Kompas yang pernah bertugas meliput di Istana, kembali membagikan catatan tidak pentingnya. Di antara kerabat itu adalah pengusaha, menteri, politisi, dan warg…
Budaya konsumen (consumer culture), dari Adorno, Horkheimer, Marcuse seringkali disajikan sebagai kritik elitis tentang budaya massa (mass culture) yang menggambarkan sesuatu yang sekarang dipandang sebagai perbedaan yang meragukan antara individualitas yang nyata dengan yang palsu, dan antara kebutuhan yang sesungguhnya dengan kebutuhan yang semu.Pada umumnya mereka dianggap memandang rendah b…
ertanyaan-pertanyaan kritis mengenai seni untuk seni dan seni untuk rakyat mengambil bentuk polemikal hingga sekarang. Seni untuk seni diidentikkan dengan estetika kelas borjuis, sedangkan seni untuk rakyat identik dengan estetika Marxis. Namun, dalam buku ini, benarkan apa yang ditulis oleh Henri Arvon mengenai estetika Marxis sesuai dengan prinsip-prinsip Marxis? Ya, sepakat atau tidak sepaka…
Studi tentang tanda dan makna tanda, demikian pengertian sederhana dari semiotika. Manusia dalam kehidupannya selalu dikelilingi oleh tanda-tanda. Keunikan manusia yang membedakannya dengan makhluk lain adalah selain menciptakan tanda-tanda, manusia juga mengintreprestasikan atau memberi makna pada tanda-tanda tersebut
Cakupan tulisan penulis buku ini sangat luas—mulai dari budaya pop hingga filsafat, dari people temple hingga Thomas Aquinas, dari Casablanca hingga Roland Barthers. Esai pembuka memperlihatkanketekunan dan pencarian sang pengarang yang bertamasya menilitasi seluruh daratan Amerika manakala ia sedang mencari tempat untuk menyelidiki perbatasan realisme,jiplakan yang menjanjikan lebih ketimban…
Semiotika memang mengkaji tanda-tanda atau lebih tepatnya relasi tanda-tanda. Yang menjadi kata kuncinya disini adalah relasi, bukan tanda itu sendiri. Semiotika mengkaji relasi tanda, yakni relasi tanda yang satu dengan tanda-tanda yang lain; relasi tanda-tanda dengan makna-maknanya atau objek-objek yang diujuknya (designatum);dan relasi tanda-tanda dengan para penggunanya,interpreter-interpre…