Ditulis oleh Deddy Mulyana,M.A.,Ph.D,seorang pakar komunikasi,buku ini mengkombinasikan uraian ilmiah, pengalaman pribadi, dan anekdot, tanpa mengurangi bobotnya sebagai buku yang layak dibaca. Di dalamnya akan mendaptkan banyak ilustrasi yang lintas budaya,lintasetnik, dan lintaszaman, termasuk corak bahasa verbal berbagai suku di Indonesia dalam ragam perilaku noverbal berbagai bangsa di dunia.
Studi filologi di Indonesia adalah studi yang berupaya mengungkapkan nilai-nilai yang terkandung pada masyarakar masa lalu melalui karya-karya sastranya. Di dalam karya sastra masa lalu itu ada “wajah” masa lalu yang menjadi “wajah” kita saat ini. Memang,banyak peninggalan masa lalu yang berbentuk artefak seperti candi,istana,masjid dan banguna lainnya. Namun sebenarnya ada satu artefak…
Buku ini disusun berdasarkan sekian banyak literatur dari negara barat maupun dari timur sehingga diharapkan telah cukup lengkap dalam mengungkapkan misteri dan rahasia perempuan. Bagi kaum lelaki buku ini bisa dijadikan sebagai wawasan sekaligus panduan dalam memahami kaum perempuan sehingga dapat memberikan yang terbaik untuk pasangannya. Sedangkan bagi kaum perempuan buku ini bisa dijadikan …
Ketika menatap tayangan televisi, melihat hiruk pikuknya pelintas jalan, membaca koran, atau majalah, kita seakan dikerumuni pekabaran yang syarat dengan iming. Apa yang kita cerap, dan kita tatap setiap sudaut itu nampak banyak berpihak kepada kepentingan niaga, dan lebih menjurus ke arah kepentingan konsumtif. Seberapa besar kecenderungan itu, agaknya hal itu perlu amatan khusus, baik berkait…
EYD yang diberlakukan sejak tanggal 17 Agustus 1972 merupakan ejaan bahasa Indonesia hasil penyempurnaan dari ejaan-ejaan yang pernah berlaku di Indonesia, yaitu ejaan Ch. A. Van Ophuysen dan ejaan republik (Ejaan Soewandi). Penutur bahasa yang baik tidak hanya dinilai dari kemampuannya berbahasa sesuai dengan aturan yang dibakukan tetapi juga harus mampun memilih kata yang tepat karena bahasa …
Apa yang dunia telah dikonstruksi untuk menari pikir penggunaan tarian jangka dunia? Jenis apa dunia kita sebagai ulama buat untuk tari diberikan ketika kita berusaha untuk menggambarkan dan menganalisis itu? Volume ini esai, sekarang di paperback untuk pertama kalinya , produk dari penulis perhitungan collecyive dengan pertanyaan ini, upaya untuk membuat ruang berita epistemologis untuk analis…
Orang sering melupakan membuat catatan perjalanan dalam hidupnya, padahal mungkin catatanya kelak bisa berguna bagi banyak orang. Memasuki dunia baru yang sama sekali belum dikenalnya, menyerap hal-hal baru, berpetualang dengan alam, dan berinteraksi dengan manusia-manusia yang sedang dilanda duka ternyata mengandung makna yang sangat dalam. Buku ini menyajikan catatan-catatan kerja dan perjala…
Tulisan ini adalah hasil pemelitian penulis mengenai sikap bahasa.Penelitian itu dilakukan selama tahun 1991. Pembasannya tentang hubungan antara bahasa daerah dan bahasa nasional serta hubungan antara bahasa nasional dengan bahasa asing sedikit banyak ada kaitannya dengan sikap bahasa. Meski sampai saat ini di Indonesia kajian khusus mengenai sikap bahasa dirasa masih kurang. Tulisan ini terdi…
Dalam kumpulan cerpen terbarunya, Jangan Main-Main (dengan kelaminmu), Njenar Maesa Ayu menampilkan satu dunia yang dipadati manusia terluka, marginal dan terkkhianati. Tak ada pijakan kokoh dalam dunia ini. Komitmen dapat berubah setuap saat, ikatan tidak mengikat, dan logika tak punya validitas. Karakter-karakter yang bermunculan dalam cerpen-cerpennya tersebut boleh dikatakan hampir semuanya…
Selama ini kita menilai gambar-gambar tua kita itu hanya produk pemikiran primitif alias jauh ketinggalan jaman. Dan karenanya untuk apa dipelajari?Buang-buang waktu aja. Tetapi tiba-tiba Paul Klee menggambar gunungan secara Amerika kotemporer. Dan konsepnya sama dengan gambar gunungan dalam wayang kita. Mengapa Paul Klee tiba-tiba menjadi primadona dalam “kotemporernya”?