Lima karya Sang Pujangga Lakon SH Mintardja yang bersumber dari sejarah dan babad menjadi bahan penulisan lakon yang kaya imajinasi,humanis, berpihak, dan kritis pada penguasa yang arogan serta tak berhati nurani. Kontekstual sekaligus universal meski belakang budaya Jawa, karya lakonnya sangat dekat dengan kondisi sosial budaya politik masa orde baru. Dalam buku ini ada lima lakon kethoprak ba…
Ketika seni budaya kurang diperhatikan, KH. Ahmad Mustofa Bisri yang akrab dipanggil Gus Mus masih menampilkan lukisan dan puisi. Saat situasi negeri ini sedang hiruk pikuk dengan berita politik, Gus Mus masih setia melukis dan menulis puisi. Dengan membaca buku kumpulan puisi Gandrung ini,pantas kiranya kalau saya juga merasa iri kepada Gus Mus untuk bisa juga mencintai Allah dan mencintai ses…
Buku ini berisi kumpulan puisi karya Yaswin Iben Shina. Penyair kelahiran Jakarta 3 Januari 1973 itu saat mahasiswa aktif diberbagai organisasi termasuk menjadi ketua senat mahasiswa fakultas sastra UI. Selepas menekuni kuliahnya,tahun 1997, arus perubahan di Inonesia menyeretnya untuk aktif lagi di jalan maupun organisasi. Saat itu ia ikut mendeklarasikan Gerakan Sarjana Jakarta dan komandan l…
Kalau ada penyair yang menganggap sajaknya adalah “anak”, maka buku ini menjadi istimewa karena menghadirkan “anak-anak” yang hilang Sitor Situmorang, penyair terkemuka kelahoran 2 Oktober 1924. Sebanyak 103 sajak dalam buku ini bukan saja akan membawa Anda merasakan pulangnya “anak-anak” yang hilang dari setengah abad lebih karir kepenyairan Sitor Situmorang, tetapi juga dedikasiny…
Nama Bali, bagi pelancong manapun selama puluhan, selalu menimbulkan citra eksotis. Dalam pencitraan tersebut tak tertolak peran yang dimainkan pengarang Meksiko yang merangkap seorang kartunis yakni si trendy Covarrubias. Bukunya yang klasik, Island of Bali memang memghadirkan sosok perempuan gemulai. Buku ini menjadi catatan tulus dari lubuk hati, ditulis di “luar pagar”, karena itu menja…
Dalam buku ini, kita dapat menyaksikan bagaimana Ronggowarsito dengan jernih “meramalkan” datangnya kutukan zaman, yang ia namakan jaman edan, atau jaman kena pakewuh. Ia memiliki kemampuan visi melihat isyarat tentang apa yang akan terjadi. Kedua, ia sebenarnya sedang menceritakan keadaan masyarakatnya sendiri yang korup dan bobrok namun dengan bahasa yang halus sebagai ramalan.
Pengkajian terhadap kebudayaan nasional Indonesia untuk kemudian merekontruksi kebudayaan kurang memadai bila tidak mengkaji konsepsi kebudayaan Takdir Alisjahbana yang ditulis dalam warisan teks-teks pemikirannya. Betapapun,konsepsinya telah menjadi salahsatu pilar utama dala dialog konseptualisasi dan realisasi konsep kebudayaan nasional.
Cerpen-cerpen dalam antologi ini mempresentasikan perkembangan kesusasteraan Rusia dan juga kondisi masyarakatnya, mulai awal abad XIX hingga masa Perang Dunia I dan masa revolusi. Beragam perspektif dan gaya, mulai dari pushkin yang romantis. Gogol dengan tragedinya. Tolstoy yang bijak, Chekov yang penuh satir jenaka nan pahit. Korolenko yang sentimentil, hingga Gorky sang realis.
Orang Jawa mempunyai kesadaran historis yang tinggi, hal ini dapat dilihat dari penggunaan sengkalan untuk menandai suatu peristiwa. Sengkalan itu sendiri berupa susunan kata yang menyiratkan angka tahun. Sengkalan kemudian dibedakan menjadi dua yaitu suryasengkala jika tahun yang dimaksud menggunakan perhitungan peredaran bulan. Buku ini juga menunjukkan bahwa sengkalan mengandung makna dalam…
Semiotik adalah ilmu tentang tanda. Tidak hanya karya sastra yang dapat diteliti dengan semiotik, namun hampir semua bidang ilmu lainnya juga dapat diteliti dengan semiotik yang mempunya sejarah panjang, bahkan sejak zaman Yunani Kuno. Buku teks yang mengupas dan menyajikan semiotik dalam bahasa Indonesia boleh dibilang sangat terbatas. Buku ini mengisi keterbatasan itu.