Buku ini memberikan garis-garis besar pemahaman seni lewat pendekatan estetika modern sampai estetika timur dan nusantara. Buku ini juga dapat digunakan sebagai acuan pembelajaran bagi mahasiswa seni rupa dan desain, karena buku ini merupakan pengantar estetika dengan mengacu kepada kurikulum berbasis kompetensi.
Teknologi Tepat Guna dalam Konteks Estetika karya Yos Suprapto, bisa menjadi shock therapy bagi mereka yang terlalu naif mempercayai teknologi instrumental dan teknologi energi serba canggih yang sekarang telah menjadi bagian dari realitas keseharian umat manusia modern atau bisa pula berperan sebagai provokator terhadap pembaca yang menyerahkan nasib mereka sepenuhnya kepada “kecanggihan dan…
ertanyaan-pertanyaan kritis mengenai seni untuk seni dan seni untuk rakyat mengambil bentuk polemikal hingga sekarang. Seni untuk seni diidentikkan dengan estetika kelas borjuis, sedangkan seni untuk rakyat identik dengan estetika Marxis. Namun, dalam buku ini, benarkan apa yang ditulis oleh Henri Arvon mengenai estetika Marxis sesuai dengan prinsip-prinsip Marxis? Ya, sepakat atau tidak sepaka…
Estetika dengan sumber utama ruang batin dalam diri manusia maupun kebudayaan adalah cita rasa seni menikmati hidup, mengapresiasi, bahkan menyikapi kenyataan. Estetika inilah yang tampil sebagai penjaga peradaban manusia, karena ia tak kan pernah tertaklukkan oleh kekerasan atau kekuasaan totaliter sekejam apapun. Namun iklim budaya, sosial, dan politik di Indonesia kecil porsinya buat perhati…
Pariwisata merupakan sektor yang berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, teruama di daerah Bali. Bali adalah daerah dengan sektor pariwisata yang selalu berkembang. Oleh karena itu berbagai sarana juga telah dibangun untuk mendukung perkembangan pariwisata di daerah Bali. Buku ini memberikan pemahaman tentang konsep-konsep hakekat penelitian pariwisata dan perhotelan, tipe ata…
Indang adalah kesenian tradisi yang terdapat di Kabupaten Padang Pariaman Propinsi Sumatera Barat. Dalam buku ini indang yang dimaksud adalah senitradisi Minangkabau yang dibentuk dari gabungan tari, musik dan vokal. Musiknya memakai rebana kecil yang disebut rapa’i. Buku ini membawa pemikiran pada dialog segi tiga, dimana terjadi tukar pikiran antara tiga kelompok indang yaitu kelompok indan…
Pemaknaan seni selalu berubah dan seni tidak mengenal pemaknaan yang baku karena proses pemaknaannya selalu melewati suatu proses penafsiran bergantung pada kondisi sosiopsikologis si pemberi makna. Proses pemaknaan dalam epistomologi seni bukankah upaya mengapresiasi maksud kreator seni dalam sebuah karya seni, tetapi upaya pemaknaan atau apresiasi penikmay seni atas sebuah karya seni.
Konon, seni ingin menciptakan sesuatu yang terhingga namun bisa dipakai untuk mengembalikan pengalaman yang tak terhingga yang pernah dialami dan ingin dialami kembali secara terus menerus oleh manusia. Seni ingin menciptakan sebuah karya yang bisa diukur dengan akal sehat, bisa dikomunikasikan, dan ini yang penting bisa memulihkan kembali the infinite atau yang sering dinamakan chaos. Seni men…
Tidak ada negara lain dan tidak ada periode lain yang menghasilkan tradisi perdebatan estetika besar untuk dibandingkan dengan yang berkembang dalam budaya Jerman dari tahun 1930-an hingga 1950-an. Di sini teks-teks kunci dari kontroversi-kontroversi besar Marxis mengenai sastra dan seni selama tahun-tahun ini dikumpulkan dalam satu volume tunggal. Mereka tidak membentuk koleksi yang berbeda, t…
Walaupun mempunyai kelemahan sekaligus kelebihan, buku ASAL-USUL SENI RUPA MODERN INDONESIA ini tentu saja merupakan upaya terpuji ditengah kelangkaan PUSTAKA SENI RUPA INDONESIA. Buku ini menyediakan banyak data-data berharga yang begitu sederha, begitu praktis, sehingga memudahkan kita mengenali beberapa konteks di dalam perkembangan seni rupa. Dan selain itu, buku ini juga menawarkan sejuml…