Perkembangan studi media dan budaya atau (media cultural studies) di Indonesia mulai marak-sejak tahun 2000-an, terutama ketika mulai bermunculan berbagai analisis teks dengan pendekatan semiotika dan analisis wacana. Perkembangan kajian media dan budaya ini semakin pesat, ketika mahasiswa Ilmu - ilmu Sosial dan Humanisme mulai menggemari metodologi yang ditawarkan oleh tradisi studi media dan …
Buku ini merupakan edisi ke tiga dari buku buku sebelumnya. Dimana edisi ketiga ini terdapat 3 bab baru yang di edisi sebelumnya belum ditampilkan. Ketiga bab itu yaitu mengenai teori semiotik, getok tular dan yang ketiga tentang tanda dan ingatan : tonggak. Teori semiotik ditempatkan pada bab 1 untuk memberikan pengertian dasar tentang teori semiotik. Bab ini ditujukan kepada para pemula. Geto…
Betapa banyak orang yang mengeluhkan kehidupan di tengah dunia sesak media seperti saat ini.Orangtua kwatir dengan perilaku anaknya yang banyak menghabiskan waktu menonton TV. Para pemuka agama mengkhwatirkan gaya hidup hedonistik dan serba gampang yang melanda generasi penerus bangsa. Guna menghadapi serbuan media massa dan masyarakat yang sesak media, upaya mengembangkan literasi media atau p…
Buku Pengantar Antropologi ini merupakan bahan ajar untuk mahasiswa dan pelajar agar memudahkan mereka dalam mempelajari antropologia secaraumum. Meskipun pelajaran antropologiatidak dipelajari khusus dalam kuliah dan mengingat bahwa mata pelajaran antropologitelah ditiadakan di sekolah-sekolah, tetapi di sisi lain siswa-siswa maupun mahasiswa memerlukan pemahaman yang baik mengenai budaya di d…
Terbitnya buku Profil Seniman dan Budayawan Yogyakarta, edisi tahun 2020 ini layak disyukuri dan disambut gembira. Melalui buku ini masyarakat dapat mengenali, memahami, dan mengapresiasi sosok senimandan budayawan beserta karya - karyanya. Keberadaan para seniman dan budayawan Yogyakarta turut meneguhkan nilai - nilai keistimewaan DIY. Selain itu, makna penting keberadaan seniman dan budayawan…
Berkarya merupakan cara manusia untuk memuliakan dirinya, apapun tantangannya. Karena itu, manusia sebagaimakhluk kebudayaan, tidak akan mengibarkan bendera putih meskipun diancam oleh pandemi. Karya - karya harus lahir dan mengalir. melalui penerbitan buku ini, Taman Budaya Yogyakarta (TBY) berupaya mengapresiasi kontribusi seniman dan budayawan DIY bagi perkembangan kebudayaan masyarakat. Se…
Buku "Komunikasi Antarbudaya" ini diramu dari hasil penelitian dan artikel penulis, terdiri dari lima bagian. Satu tentang "Membangun Harmonisasi dalam Kemajemukan". Isinya lebih menekankan pada komunikasi masyarakat beda agama dalam membangun harmonisasi dan kerukunan hidup. Dua tentang "Dakwah di Tengah Masyarakat Multikultural". Di dalamnya menguraikan etika komunikasi dakwah pada masyarakat…
Membuka debat praktik museum, galeri, dan festival, Exhibiting Cultures menyelidiki hubungan yang sering bermuatan politis antara estetika, konteks, dan asumsi implisit yang mengatur bagaimana perbedaan budaya dan objek seni ditampilkan.Volume inovatif ini menyatukan direktur dan kurator museum, sejarawan seni, antropolog, folklorist, dan sejarawan untuk memeriksa bagaimana latar yang beragam t…
Penelitian ini bertujuan untuk memahami fenomena transformasii media komunikasi Tahuri dari penanda budaya menjadi penanda musikal dalam kehidupan masyarakat Hutumuri. Transformasi memang bukan sebuah fenomenayang baru dalam kehidupan masyarakat. Namun, secara spesifik belum diketahui faktor pendorong transformasi Tahuri dalam kehidupan masyarakatHutumuri yang dikaitkan dengan kemampuan perseps…