Buku Network Rayong menyelidiki hubungan antara produksi tekstil, praktik desain, dan jaringan budaya dalam konteks masyarakat Rayong. Dengan menggunakan pendekatan interdisipliner yang menggabungkan studi budaya, desain tekstil, dan teori jaringan, buku ini menempatkan tekstil sebagai medium sosial yang mencerminkan nilai-nilai lokal, dinamika komunitas, serta hubungan ekonomi dan estetika yan…
Buku Cultural Creativity Sukhothai mengkaji dinamika kreativitas budaya dalam tradisi tari Sukhothai sebagai ekspresi tubuh yang merefleksikan nilai-nilai sosial, estetika, dan sejarah suatu komunitas. Dengan pendekatan interdisipliner yang memadukan antropologi, studi tari, serta teori kreativitas budaya, buku ini menyusun analisis komprehensif tentang bagaimana gerak tubuh—baik dalam prakti…
Buku ini membahas secara komprehensif bagaimana budaya populer hadir, berkembang, dan memengaruhi kehidupan masyarakat modern. Mengambil posisi sebagai kajian budaya (cultural studies), buku ini menelusuri kemunculan budaya populer sebagai produk pertemuan antara industri budaya, teknologi media, kapitalisme, dan kebutuhan konsumsi simbolik manusia. Di dalamnya dijelaskan bagaimana budaya popul…
Kepercayaan masyarakat lama diungkap oleh jakob. Mulai dari konsep mitologi jawa, sunda, nias, suku asmat dan beberapa wilayah di Indonesia.Dalam Estetika Paradoks juga dipaparkan mengenai beberapa prinsip/pola mitologi. Pola dua biasanya pola-pola yang paradoksal dan saling melengkapi. misal laki-laki perempuan, matahari bulan, siang malam, yaitu mitologi asmat, ruing, menado dan nias. Beberap…
Buku ini merupakan sebuah karya dari Jakob Sumardjo. Jakob banyak menulis mengenai estetika Sunda dalam beberapa jurnal, artikel, serta beberapa buku. Diantaranya buku Pola Rasional Masyarakat Sunda. Tidak banyak penulis yang menulis mengenai tanah Sunda dan Pak Jakob adalah salah satunya. Estetika paradok diberi prolog khusus yaitu bahwa buku Estetika paradok merupakan sebuah buku provokatif. …
Profesor Fiske mengambil pendekatan baru untuk mempelajari artefak-artefak kebudayaan seperti jeans, mal, koran, tabloid, dan game shows televisi. Dia membedakan budaya massa "produk-produk" budaya yang dihasilkan oleh masyarakat kapitalis indrustrial dan budaya populer cara orang menggunakan, menyalahgunakan, serta subversi atas produk-produk ini guna merangkai pelbagai makna dan pesan mereka …
Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor dan alasan tari Lego-lego digunakan sebagai media penyelesaian konflik, serta pentingnya tari Lego-lego sehingga dipercaya dapat mempersatukan antar suku. Hal ini dilatarbelakangi oleh fenomena tari Lego-lego yang memiliki keunikan maupun keistimewahan dengan seni tradisi pada umumya, dimana tari Lego-lego memiliki peran ekstra sebagai …
Prontaxan merupakan sebuah produk budaya subculture yang menggunakan social media marketing sebagai cara untuk memperkenalkan musik mereka ditengah berkembangnya musik pop dan indie di Indonesia. Sebagai kelompok musik yang membawakan musik yang terkesan norak dan pinggiran Prontaxan berhasil merubah pikiran masyarakat mengenai Funkot melalui konten-konten yang diunggah di media sosial. Melalui…