Buku ini mengangkat kehidupan sehari-hari perempuan perajin gerabah di Dusun Sambirata, Kabupaten Purbalingga, sebagai sebuah pengalaman estetis yang lahir dari aktivitas keseharian. Melalui pendekatan kajian budaya dan estetika keseharian, penulis menggambarkan bagaimana proses membuat gerabah tidak hanya menjadi aktivitas ekonomi, tetapi juga mengandung nilai sosial, spiritual, dan budaya yan…
Buku Perempuan, Masyarakat Patriarki & Kesetaraan Gender membahas posisi dan pengalaman perempuan dalam struktur sosial yang masih didominasi oleh budaya patriarki. Melalui pendekatan sosiologis dan gender, buku ini mengulas berbagai bentuk ketidakadilan gender yang terjadi dalam ranah keluarga, masyarakat, budaya, ekonomi, dan kebijakan publik. Selain mengkritisi relasi kuasa yang timpang anta…
Buku Perspektif Gender dan Inklusi Sosial membahas konsep, teori, dan praktik penerapan pendekatan gender serta inklusi sosial (GESI) dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat. Buku ini menguraikan bagaimana konstruksi sosial terhadap gender, identitas, dan perbedaan sosial—seperti disabilitas, usia, kelas sosial, etnisitas, dan latar belakang budaya—mempengaruhi akses, partisipasi, kontro…
Buku Zillah Eisenstein mengulas bagaimana isu gender dan ras digunakan sebagai alat legitimasi kekuasaan dalam politik global, khususnya oleh negara-negara demokrasi imperialis seperti Amerika Serikat. Melalui konsep “sexual decoys” atau “umpan seksual,” Eisenstein menunjukkan bagaimana perempuan dan kelompok minoritas dijadikan simbol kemajuan dan kesetaraan semu untuk menutupi praktik…
Penelitian ini berangkat dari ketegangan yang dialami perempuan Bali dalam menjalani peran budaya yang dilekatkan pada tubuh mereka. Sebagai sosok yang kerap diposisikan tangguh dan pekerja keras, perempuan Bali memikul beban ganda dalam ranah domestik, adat, dan publik. Salah satu praktik yang mencerminkan kondisi tersebut adalah suun, yakni aktivitas membawa beban di atas kepala, yang tidak h…
Buku ini memberikan pemahaman mendasar sekaligus komprehensif mengenai konstruksi gender dalam kajian sosiologis. Dipandu oleh prinsip bahwa gender bukan sekadar perbedaan jenis kelamin, melainkan mencakup peran, tanggung jawab, dan konstruksi sosial budaya yang sangat dipengaruhi oleh konteks masyarakat setempat. Hal ini membuat gender bersifat fleksibel dan bisa berubah seiring dengan norma d…
Dalam sejarah sinema Indonesia, representasi perempuan seringkali terperangkap dalam narasi patriarkal yang melanggengkan stereotip gender. Namun, munculnya film-film kontemporer seperti Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak, Yuni, dan Like & Share menawarkan perspektif baru di mana semua film tersebut dibuat oleh perempuan dan mencoba untuk menunjukkan nilai patriarki dan mengkritisi nilai pat…
Penelitian ini mengkaji fenomena penggunaan nail art oleh laki-laki dalam konteks budaya yang masih terikat pada stereotip gender yang konvensional. Rumusan masalah yang diangkat adalah bagaimana laki-laki memaknai praktik nail art, yang umumnya dianggap dengan feminin, serta faktor-faktor pendorong di balik adopsi praktik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menggali latar belakang laki-la…
Di dalam tulisan ini, sebagai tulisan refleksi Karya kreatif, berupaya menginterpretasikan kembali perspektif sosial yang menyoroti tubuh dan pinggul secara negatif melalui norma- norma ekonomi, sosial, politik dan teori yang tak berpihak secara gender. Perbedaan cara memahami nilai dan melihat tubuh wanita dan tarian dengan gerakan pinggulnya merupakan awal ekplorasi yang memicu karya kreatif …