Dalam buku ini Edward W. Said seolah menegaskan bahwa hanya dengan mengkaji teks-teks orientalis melalui operasi diskursif yang berlangsung di dalamnya, kita bisa menyingkap relasi ideologis yang terdapat dalam orientalisme. Dengan meminjam teori Michel Foucault sebagai pisau bedah, said membagi empat jenis relasi kekuasaan yang hidup dalam wacana orientalisme: kekuasaan politis (pembentukan ko…
Buku ini menyajikan teori, metode, dan teknik, cara-cara yang sangat diperlukan dalam analisis karya sastra. Teori-teori yang dibicarakan meliputi antara lain: formalisme, strukturalisme, semiotika, struktualisme genetik, naratologi, resepsi, interteks, feminis, post-kolonial, dekonstruksi, dan teori-teori postkulturalisme pada umumnya. Dengan pertimbangan bahwa dewasa ini masalah wacana (disk…
Preparator memiliki peran yang besar dalam setiap pekerjaan Helutrans, sehingga mulai dari persiapan hingga evaluasi dipersiapkan secara detil. Dikelola dalam sebuah rantai pasok logistik seni yang bertujuan untuk menyelesaikan peristiwa seni ArtBasel. Penelitian ini menggunakan teori Galal Salem, Eleri Jones dan Nigel Morgan bahwa melalui tiga tahapan untuk melihat pelaksanaan sebuah peristiwa…
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan makna yang terkandung dalam Beksan Ajisaka Kraton Yogyakarta dengan menggunakan pendekatan semiotika. Beksan Ajisaka merupakan karya tari tradisional yang sarat nilai filosofis dan sejarah yang mencerminkan kekayaan budaya Jawa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis semiotika Tasdeusz Kowzan, yaitu menganalisis makna, …
Penelitian ini bertujuan untuk memahami faktor-faktor yang menjadikan Ma’Badong mencerminkan kelas sosial tertentu, mengetahui asal-usulnya, dan menganalisis faktor-faktor yang mendukung kelangsungannya sebagai fenomena budaya di Tana Toraja. Dengan menggunakan teori modal Pierre Bourdieu, penelitian ini mengkaji modal ekonomi, sosial, dan budaya yang memengaruhi akses dan apresiasi terhadap …
Metodologi Penelitian Seni dipaparkan dalam tujuh bab. Paparan yang cukup kompleks, setidaknya dikemukakan aspek pentingnya memahami penelitian seni. Metodologi penelitian seni dianggap memiliki perilaku yang khusus. Oleh karena itu, seni yang berada pada wilayah personal, empiris, dan bersifat sosiobudaya memiliki wilayah pemahaman yang bersifat multidisipliner. Hal ini yang menjadi …
Buku ini menjawab kebutuhan akan kurangnya pendekatan /metode/ cara menganalisis tari. Metode ini menjadi alternatif dalam mengupas tari secara teks yang nantinya akan melihat konteks tari secara keseluruhan. Ketika meneliti tari dalam paradigma teks dan konteks, maka pendekatan struktural dipandang penting agar interpretasi tidak semena-mena (abriter). Berdasarkan cara analisis Adrianne Kapple…
Kritik tari sangat jarang dilakukan dan kebanyakan hanya dituliskan secara konsisten oleh beberapa orang saja. Bahkan secara eksplisit profesi kritikus tari tidak banyak dinyatakan oleh seseorang. Dari keseluruahn mintra masyarakat seni pertunjukan Indonesia yang berjumlah sekitar seribu empatratusan orang pecinta dan pemerhati seni misalnya hanya ada satu orang saja yang menyatakan dirinyan se…
Buku ini adalah tulisan-tulisan yang menggugat dan membongkar rezim kepastian. Dengan membaca dan mempelajari buku ini , kita akan berkenalan denan analisis pemikiran-pemikiran post – strukturalis dari Michel Foucault, Pierre Bourdieu, Gilles Deluze, Paul Ricoueur, Jadques Derrida, dan Jean Baudrillard. Para pemikir Prancis ini mengajak kita berpikir kritis terhadap apa saja yang mengklaimkan…
Tulisan - tulisan dalam buku ini dimaksudkan untuk menanggapi atau mengantisipasi masuknya teori - teori sastra dan kritik sastra yang baru itu. Di samping itu, juga untuk menanggapi kesusastraan Indonesia sendiri, terutama kesusastraan indonesia modern. Pada saat ini, sangat perlu adanya pemahaman terhadap kesusastraan Indonesia modern secara menyeluruh. Oleh karena itu, perlu adanya penyusun…