Kedua Edition sepenuhnya direvisi dan diperbarui dari Feminis Penelitian Praktek: A Primer, diedit oleh Sharlene Nagy Hesse-Biber, mengacu pada keahlian dari sekelompok bintang ulama interdisipliner yang mencakup metode penelitian mutakhir dan mengeksplorasi pertanyaan penelitian yang berkaitan dengan kompleks dan isu yang beragam yang sangat mempengaruhi kehidupan perempuan. Teks ini menawarka…
Mengapa kita bernyanyi dan apa yang pertama kali pergi manusia purba untuk menyanyi? Bagaimana mungkin mereka telah dinyanyikan dan bagaimana mungkin gaya mereka bertahan sampai hari ini? Sejarah ini membahas pertanyaan-pertanyaan ini dan banyak lagi, memeriksa bernyanyi sebagai fenomena sejarah dan lintas-budaya. Ini mengeksplorasi evolusi bernyanyi dalam konteks global - dari Neanderthal Man …
Buku ini memberitahu kita bahwa televisi merupakan media dengan daya jangkau dan daya tembus paling kuat di masyarakat. Stasiun televisi senantiasa memberikan program acara yang menarik sehingga penonton terus menonton dan mengikuti program tersebut. Sebagai salah satu komponen yang telah masuk prioritas utama di banyak rumah tangga, televisi dengan jangkauan siaran nasionalnya berperan besar d…
Buku ini unik, memuat keingintahuan, kecerdasan, dan perburuan yang terus-menerus untuk ide yang lebih baik. Sebuah buku yang wajib dibaca siapa saja yang ingin bersaing dan bekerjasama dengan lebih efektif setiap hari. Buku ini meruntuhkan sejumlah mitos tentang inovasi dan apa yang diperlukan untuk menjadi orang yang penuh ide. Buku ini menunjukkan bahwa yang dibutuhkan bukan kreativitas spek…
Dari sejarah pendek perjuangan republik ini, kita boleh jadi bisa belajar agak panjang. Ketika gerakan politik mengalami kemacetan, ramai-ramai para founding fathers yang berupaya memperjuangkan kemerdekaan melalui lapangan politik segera memasuki lapangan kebudayaan sebagai persinggahan. Bersamaan dengan makin ketat dan kerasnya tekanan politik dari kalangan penguasa, para politisi mencari se…
Humanisme yang historis, itulah tafsiran dan terjemahan konkret P.Swantoro terhadap visi humanisme-transedental Harian Kompas P Swantoro memang menulis tentang manusia, tetapi menulis itu tak pernah bisa dimengerti tanpa sejarah bangsanya. Maka ia meletakkan manusia itu dalam horizon yang amat luas, horizon sejarah itu sendiri.
Buku ini mengajak pembaca untuk selalu menalar dan bersikap rasional terhadap mitos-mitos yang beredar luas di masyarakat dengan menguak fakta di balik mitos-mitos itu.Alhasil, tidak semua mitos itu benar dan tidak semua mitos itu salah. Yang paling penting selalu bertanya pada ahlinya.
“Macan kurung” adalah sebuah karya seni ukir khas Jepara yang muncul di tengah-tengah sistem pemerintahan kolonial dan adat istiadat budaya feodal. Di duga karya seni ini sebagai bentuk ekspresi simbolis perlawanan para perajin ukir atas tekanan hidup yang dirasakan saat itu. Karya seni bentuknya ikon seekor macan yang hidup di dalam sebuah kurungan.
Wastra Lampung yang disebut Tapis, merupakan artefak intenjibel yang memiliki karakteristik dan keunikan yang eksotis layaknya kain-kain di daerah Indonesia lainnya. Semua kain yang khas di Nusantara menjadi ikon kebudayaan di setiap daerahnya, terkhusus Tapis yang dibahas dalam tulisan ini memang sedang masuk ruang ‘kritis’. Faktanya, jumlah penenun Tapis dan proses regenerasi penenun tid…
Wajah adalah fitur yang baik untuk membedakan karakter seseorang dan sangat penting dalam mengekspresikan emosi di antara manusia. Ekspresi wajah setiap orang berbeda dan dapat dilihat dengan jelas sesuai dengan suasana hatinya. Kadang-kadang ekspresi wajah bisa menipu dan bisa juga membuat keliru untuk ditafsirkan, tergantung pada karakter orang dan kondisi di mana mereka mengalami suasana hat…