Buku Kritik Seni Rupa Multiparadigma menghadirkan pemetaan komprehensif mengenai beragam pendekatan dalam memahami, menafsirkan, dan menilai karya seni rupa. Berangkat dari kesadaran bahwa praktik kritik seni tidak dapat dilepaskan dari keragaman perspektif teoretis, buku ini menempatkan kritik seni sebagai aktivitas analitis yang bersifat dinamis, multilevel, dan selalu dipengaruhi konteks sos…
“Tragik Satu – Rasa Untuk Semua – Aku” adalah sebuah karya sastra yang menggali perjalanan batin seorang individu dalam memahami rasa kehilangan, pencarian diri, dan hubungan manusia dengan lingkungannya. Melalui bahasa yang puitis dan penuh metafora, karya ini menyingkap berbagai bentuk rasa—dari luka yang tidak terlihat, harapan yang nyaris padam, hingga kehangatan yang muncul dari …
Nietzche adalah salah satu pemikir terbesar dalam filsafat modern. Gagasannya memberontak kemapanan dan mengejutkan banyak kalangan. Ia melawan arus zamannya yang dikuasai oleh ketundukan pada otoritas agama dan ilmu. Ia berteriak sinis pada kekuasaan, ketika banyak orang takluk dan menghamba pada negara. Buku ini merupakan telaah pertama tentang pemikiran filsuf kontroversial itu.
Apa itu Seni Cetak Grafis? Banyak orang belum mengenalnya. Padahal hakikat seni cetak senantiasa sangat dekat dengan kehidupan manusia sehari-hari. Buku lokal yang membahas seni cetak grafis masih terbatas jumlahnya—untuk tak dikatakan sedikit. Hal itu telah menjadi keresahan tersendiri yang—ketika disadari—sudah tercetak sejak lama di benak & sanubari. Kebanyakan buku tentang cetak-mence…
Di inonesia diisiplin ilmu pertunjukandari ilmu seni rupa masih merupakan disiplin ilmu yang memerlukan uluran tangan dari disiplin ilmu ilmu yang lain dalam berbagai kebutuhan penelitian, terutama pendekatan, metode, teori, konsep sistem dan sebagainya. Perhatian dari masyarakat perguruan tinggi seni belum begitu menggembirakan sehingga indonesia lebih banyak menjadi sasaran penelitian penulis…
Socrates, Plato, dan Aristoteles memandang retorika dan puisi sebagai alat yang terlalu sering digunakan untuk memanipulasi emosi dan pengaburan fakta. Mereka mendakwa para sofi s, termasuk Gorgias dan Isocrates, sebagai para pengguna manipulasi jenis ini, sedangkan para filsuf merupakan pengguna retorika yang didasarkan pada filsafat dan upaya - upaya pencerahan. Salah satu kontribusi terpent…
Buku Seni dan Kondisi Posthuman mengkaji perubahan konsep seni di era ketika batas antara manusia, teknologi, dan mesin semakin kabur. Dengan pendekatan teori posthumanisme, penulis menyoroti pergeseran seni dari ekspresi humanistik menuju dialog antara tubuh, teknologi, dan jaringan digital. Melalui contoh karya kontemporer, buku ini membahas bagaimana praktik artistik mencerminkan krisis iden…