Mode pakaian, televisi, film—semua karya kreatif yang diproduksi secara masif dan ditunjang teknologi serta industri tinggi—bisalah dimasukan dalam batasan budaya massa. Lalu, apa kaitan antara budaya massa, wanita, dan agama?Merangkum tiga topik utama—budaya massa, wanita, dan agama—kumpulan risalah ini membahas produksi dan konsumsi berbagai karya kreatif massal itu dengan perspektif …
Ilmu adalah sebuah permainan. Mungkin permainan catur, adalah ibarat yang paling dekat. Ada aturan, dan aturan main itu adalah hasil buatan kita, ada persetujuan kita. Dan dalam menjalankan permainan itu setiap pelaku harus berjalan dalam peran masing-masing, sehingga dalam keseluruhan karena masing-masing bergerak dalam sebuah strategi permainan yang dipilih maka hasilnya adalah permainan buah…
Perlawanan Iwan,selama ini kita ketahui dari lagu-lagunya,sehingga kita seakan-akan hanya membuka satu ruang komunikasi dengan Sang Pahlawan Besar Asia (versi Majalah Time), barangkali tindakan ini kita anggap sudah cukup untuk mengenal Iwan. Padahal Iwan bisa kita lihat dari ruangan yang lain. Buku ini merupakan skripsi yang ditulis untuk menyelesaikan program sarjana di Fakultas Sastra, Unive…
Pengaruh media massa, baik cetak ataupun elektronik dalam praktiknya tidak selalu menyajikan pendekatan yang positivistik, yakni mengungkap realitas apa adanya. Lebih dari itu, ternyata media massa telah menggiring konsumennya pada alur kontruktivistik, sehingga yang diungkapkan media bukalah realitas sebenarnya. Di tengah derasnya arus informasi yang serba plus minus itu pula wacana untuk meny…
Metode penelitian kualitatif, sastra metodologis, dan kerja lapangan etnografi pada khususnya, telah dikenal ledakan popularitas dalam beberapa tahun terakhir; tidak pernah mereka begitu luas. Paul Atkinson telah dirinya mengambil bagian antusias dalam apa yang dilihat oleh Narmala Halstead, Eric Hirsh dan Judith Okely sebagai cara khusus dan khas dari menjadi seorang ilmuwan sosial. Untuk Etno…
Dimana sosiologi dalam studi media kontemporer? Bagaimana pertanyaan sosiologis dan argumen bentuk analisa media? Ini adalah pertanyaan yang ditujukan dalam koleksi tepat waktu ini tentang sosiologi media yang. Sosiologi adalah fundamental dalam menentukan batas-batas analitis studi media awal, dari studi tentang berita dan masyarakat untuk efek media dan opini publik, pada paruh pertama abad l…
Dalam buku ini, Weintraub menulis potret cemerlang, memikat dan patut diteladani, bukan saja tentang genre yang penuh warna-warni dengan puluhan juta penggemar tapi juga tentang masyarakat dinamis dalam transisi. Dandut, yang namanya berasal dari bunyi khas gendang, “dang” dan “dut”, dilecehkan sebagai bentuk rendah budaya pada tahun 1970-an, dikomersialkan pada 1980-an. Memakai pendeka…
Buku ini memberitahu kita bahwa televisi merupakan media dengan daya jangkau dan daya tembus paling kuat di masyarakat. Stasiun televisi senantiasa memberikan program acara yang menarik sehingga penonton terus menonton dan mengikuti program tersebut. Sebagai salah satu komponen yang telah masuk prioritas utama di banyak rumah tangga, televisi dengan jangkauan siaran nasionalnya berperan besar d…
Melalui putaran Uruguay, kita telah menjadi bagian dari General Agreement on Trade in Service (GATS). Persetujuan yang melegetimasi liberalisasi jasa tersebut pada tataran implementatif telah menimbulkan beragam dampak dan implikasi dilematis bagi Indonesia. Buku ini akan menguraikan secara kronologis proses terikatnya Indonesia pada GATS, konsekuensi keikutsertaannya dan respon kontradiktif be…
Pada tahun 1961-1965 terjadi serangkaian perdebatan dalam suatu kongres yang diadakan di Tubingen oleh Deutsche Geeselachaff fur soziologie. Dalam perdebatan itu tampil Karl Raimund Poppier membuka diskusi tentang logika ilmu-ilmu sosial yang dituangkannya dalam 27 butir tesis. Kemudian seorang tokoh Mazhab Frankfurt, Theotor W Adomo mennaggapi pengantar pembuka tersebut.