Buku ini saya rekomendasikan bisa menjadi buku pegangan bagi kajian Filsafat Ilmu di kampus-kampus di Indonesia. Melalui kajian Post-materialisme, penulis mengajak pembaca untuk memposisikan materi secara tepat dan bagaimana suatu sudut pandang terhadap perubahan yang seharusnya dijalankan. Dalam kajian Dialektika, penulis dengan cermat menguraikan tiga bentuk keterhubungan dialektis dan menola…
Buku filsafat sosial ini menyajikan ulasan tentang beberapa sistem filsafat sosial yang amat berpengaruh, yang dijadikan sebagai titik-tolak bagi orientasi diskusi modern. Paparan atas berbagai tahap dalam sejarah filsafat sosial dikemukakan dalam kaitannya dengan pembahasan tentang lingkungan sosial yang berubah. Pembahasannya terbatas pada tradisi filsafat sosial Eropa sejak abad pertengahan …
Hukum yang berada di tengah - tengah masyarakat tidak terlepas dari perenungan dan perumusan nilai - nilai yang bersifat mendasar dari hukum itu sendiri. Upaya ini dilakukan dengan memberikan jawaban terhadap berbagai pertanyaan seperti apakah hukum itu sebenarnya, apakah sebabnya kita mentaati hukum, apakah keadilan menjadi ukuran untuk baik atau buruknya hukum itu. Inilah yang menjadi tugas …
Hasil pengalaman dan pengamatan selama penulis berkecimpung dalam wilayah komposisi melihat gejala bahwa rata-rata komponis, terutama yang berlatarbelakang akademis, cenderung membuat musik programa. Karena dalam membuat musik programa rata-rata cenderung lebih mengacu pada konsentrasi ekstra musikal. Penulis dalam hal ini ingin lebih berkonsentrasi pada ide-ide musikal, dengan demikian maka me…
Feminist Thought merupakan sebuah pengantar paling komprehensif tentang peta feminisme, Tong menuliskannya dengan sangat detail disertai referensi yang sangat kaya. Seperti yang ditulis Tong sendiri bahwa karena pemikiran feminis bersifat kaleidoskopik, maka tanpa panduan yang komprehensif siapa pun akan rentan untuk terbingungkan dalam carut-marut pemikirannya. Pengamatan yang lebih dekat, aka…
Untuk apa seni? Dalam dunia kontemporer yang dikelola oleh nalar ilmiah dan teknologis secara menyeluruh ini, apa pentingnya seni? Ketika orang sudah terpenjara oleh kepentingan kalkulatif dan nalar strategis-praktis, untuk apa seni? Ketika hari-hari ini konon seni modern yang canggih pun dinyatakan ‘sudah mati’, ketika seni tradisional juga tak lagi punya gigi, untuk apakah gerangan seni? …
Kebudayaan, merupakan sesuatu yang khas insani. Lewat kebudayaan, manusia mengubah alam menjadi lebih manusiawi, berarti memanusiakan alam. Sekaligus, dalam kebudayaan itu manusia mewujudkan diri sehingga mencapai kepenuhan kemanusiaannya. Dengan kata lain, kebudayaan merupakan penciptaan,penertiban dan pengolahan nilai-nilai insani.