Tesis dengan judul “Penerapan Patrap Triloka Pada Penyajian Karawitan Gaya Yogyakarta” ini fokus membahas penerapan konsep Patrap Triloka pada penyajian karawitan. Ricikan gamelan pada praktik penyajian karawitan dibagi menjadi tiga bagian menurut fungsi masing-masing yaitu Ing ngarsa sung tuladha yang diposisikan sebagai ‘ricikan ngajeng, Ing madya mangun karsa yang diposisikan di tengah…
Suku Batak lekat dengan stereotipe sebagai suku penyanyi yang memiliki suara merdu dan mendayu, namun seiring perkembangan zaman kini gaya bernyanyi vokalis Batak dinilai mengalami perubahan menjadi cenderung kasar dan terkesan berteriak atau mangarittak yang dalam istilah musikologinya adalah rasp / false fold distortion. Namun gaya tersebut menuai pro dan kontra antara audiens, sebagian audie…
Penelitian ini berangkat dari fenomena kesepian yang terjadi karena kurangnya keintiman dalam suatu hubungan. Interaksi sosial menjadi anjuran utama dalam mengatasi permasalahan tersebut. Di sisi lain, terapi musik aktif menawarkan solusi alternatif, yakni melalui improvisasi kolektif. Dengan berimprovisasi secara kolektif, secara tidak langsung mendapatkan dua manfaat sekaligus yakni interaksi…
Penelitian ini membahas akulturasi budaya Suku Mandar di Bali, khususnya di Kampung Mandar Sumberkima. Masyarakat Mandar di Bali berinteraksi harmonis dengan masyarakat Hindu Bali, menunjukkan toleransi yang kuat. Mereka memiliki dua cerita asal-usul kedatangan mereka di Bali. Mereka merasa terpisah dari keluarga mereka di Sulawesi, dan ide ini menjadi inspirasi penulis untuk membuat karya seni…
Yogyakarta dahulu dikenal dua orang pengendang hebat, generasi pertama yaitu Raden Lurah Larasumbaga dan Basuki Kuswaraga sebagai generasi kedua. Generasi ketiga yang mampu menduduki sebutan sebagai pengendang hebat adalah Trustho. Bila mencermati judul tesis yang mengantarkan Pak Trustho menyandang gelar Magister Humaniora sudah tersirat, bahwa ia akan banyak menuangkan pengalamannya sebagai p…
Inilah buku yang mengulas tari secara lengkap dari zaman ke zaman, masyarakat primitif, tradisional, modern hingga kontemporer. Cara menggunakannya pun komplit dari pandangan Marxian, Webwrian, sampai Durkhemian. Sebuah telaah kritis yang mengulas tari dari zaman ke zaman:primitif, tradisonal, modern, hingga kotemporer.
Penelitian ini mengkaji munculnya budaya pertunjukan Minangkabau pasca pemberontakan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI), khususnya pertunjukan saluang dendang. Pertunjukan saluang dendang adalah kesenian rakyat Minangkabau, yang awalnya hanya merupakan permainan kaum laki-laki. Permainan ini ditabukan untuk kaum perempuan karena adanya doksa dan kekerasan simbolik dalam masya…
Candi Borobudur menjadi inspirasi dalam penelitian penciptaan gim VR Borobudur. Bagi saya sebagai peneliti, kebesaran dan kemegahan candi Borobudur tidak terletak pada bentuk fisik, namun hadirnya makna spiritual ke-Borobudur-an tentang ajaran kesediaan manusia untuk siap menghadapi ketiadaan melalui pengorbanan hidup. Penelitian penciptaan gim VR Borobudur ini dilatarbelakangi oleh pengalaman …
Penciptaan ini berawal dari keterpesonaan dan rasa cemas yang ditimbulkan terhadap karya Mark Justiniani. Karya tersebut menerapkan ilusi optik melalui refleksi cermin sehingga menciptakan ruang dengan kedalaman tak terbatas. Kedalaman ini berujung pada kekosongan sehingga menimbulkan horor vacui. Ruang infinity menjadi dasar penciptaan. Selanjutnya, pantulan di cermin menghasilkan serangkaian …
Regenerasi keanggotaan dalam perkumpulan JVMP harus dipertimbangkan dan dipersiapkan untuk menghadapi perkembangan jaman, menjaga kelangsungan dan kelanjutan dari organisasi atau perkumpulan sangat besar manfaatnya untuk menjaga sejarah dan mencetak sejarah berikutnya. Penelitian ini berfokus pada strategi keanggotaan perkumpulan JVMP dan sebuah tahapan untuk tata kelola kretivitas seni multime…