Profesor Fiske mengambil pendekatan baru untuk mempelajari artefak-artefak kebudayaan seperti jeans, mal, koran, tabloid, dan game shows televisi. Dia membedakan budaya massa "produk-produk" budaya yang dihasilkan oleh masyarakat kapitalis indrustrial dan budaya populer cara orang menggunakan, menyalahgunakan, serta subversi atas produk-produk ini guna merangkai pelbagai makna dan pesan mereka …
Penulis buku ini, Christian Pelras menyisipkan sejumkah detak kebudayaan Bugis yang tampak melangkahi denyut kultural Eropa yang sering dianggap berada di garis terdepan arus waktu progresif. Pelras misalnya menyajikan bagaimana kebudayaan Bugis menyediakan ruang bagi gender ketiga dan keempat dan bagaimana perempuan menduduki tempat yang benar-benar sejajar dengan lelaki.
Latar belakang penelitian ini adalah pertama beragam media hampir selalu mengadirkan gambaran perempuan yang dianggap ideal, sehingga membentuk stereotip tubuh perempuan yang dianggap ideal, sehingga membentuk streotip masyarakat terhadap perempuan. Kedua stereotip tubuh perempuan yang dianggap ideal untuk tampil di panggung seni pertunjukan. Proses penelitian menggunakan metode life history (s…
Disertasi ini untuk mengetahui dan menjelaskan makna terbesit bejamu Saman, akibat dari sikap generalisir dan derasnya penggunaan budaya global yang dimaknai secara sempit atau berorientasi pada serimonial belaka (duniawi). Pencapaian artistik Saman di atas panggung festival tampak mengesampingkan naluri bermain-mainnya orang untuk berkreatifitas. Konsep pembagian biner yang saling tarik-menari…
Disertasi ini merupakan penelitian studi kasus sistem pelatihan aktor dan pementasan teater Keong SMAN 7 Malang dengan menggunakan pendekatan dramaturgi pascadramatik Hans Thies Lehmann. Penelitian ini menggunakan landasan teori teknik gerak Eugènio Barba, struktur kerja pelatihan aktor Augusto Boal, dan teori pembelajaran langsung (instructional effect) dan tidak langsung (nurturant effect) B…